Kecelakaan Tabrak Lari Beloran Sragen, 2 Penunggang Vixion Meninggal Dunia
Ilustrasi kecelakaan (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SRAGEN — Hariyanto, 36, dan temannya, Joko Purnomo, 32, warga Dukuh Krebet, RT 02/RW 04, Desa Krebet, Masaran, Sragen, menjadi korban tabrak lari di Jl. Dr. Soetomo, Beloran, Sragen, pada Minggu (28/7/2019) pagi. Nahas, kedua pemuda itu mengembuskan napas terakhirnya setelah mengalami luka parah pada bagian kepala.

Informasi yang dihimpun Solopos.com di lokasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat jalan masih sepi. Hariyanto dan Joko Purnomo naik sepeda motor dari arah utara. Belum diketahui siapa yang mengendarai sepeda motor dan siapa yang membonceng. Diduga sepeda motor Yamaha Vixion yang mereka tunggangi melaju dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, tiba-tiba muncul truk yang belum dikenal dari lawan arah. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan itu tidak dapat dihindarkan. Dua warga Desa Krebet itu langsung tidak sadarkan diri dengan luka parah pada bagian kepala.

“Sebelumnya sempat terdengar suara teriakan dan benturan keras. Warga lalu berdatangan. Saat itu tubuh dua pemuda itu sudah tergeletak. Saya sendiri tidak berani mendekat karena kondisi lukanya cukup parah. Saya hanya mengamati dari kejauhan,” papar Lia, 45, warga sekitar kala ditemui Solopos.com tak jauh dari lokasi.

Lia menjelaskan sepeda motor yang dikendarai keduanya masih terlihat utuh. Namun, kedua pemuda itu mengalami luka parah pada bagian kepala yang diduga akibat terlindas roda truk.

Pada saat itu, tidak ada warga yang melihat kendaraan yang telah menabrak keduanya. Meski kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, dua korban baru dievakuasi sekitar pukul 06.30 WIB. “Banyak pengguna jalan yang lalu lalang di lokasi, tapi tidak ada yang berani mendekat,” jelasnya.

Jajaran Satlantas Polres Sragen membawa dua korban ke Ruang Jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro. Selanjutnya, relawan dari PMI Sragen mengantarkan dua jenazah ke masing-masing rumah duka di Desa Krebet. Sesampainya di rumah duka, keduanya langsung dimakamkan.

“Mas Hari ini sudah beranak satu. Sementara Joko ini masih lajang. Keduanya adalah adalah teman sekaligus tetangga,” ucap Kepala Desa Krebet, Anggun Mahardika, saat dihubungi Solopos.com.

Anggun belum mengetahui dari mana dan mau ke mana kedua warganya itu berkendara di pagi hari di kawasan Beloran. “Saya belum dapat informasi soal itu, sekarang saya masih di Semarang,” paparnya.

Sementara itu, polisi masih berupaya mengejar kendaraan yang telah menabrak kedua warga Desa Krebet itu hingga meninggal dunia di lokasi. “Berdasar keterangan saksi itu kendaraannya berjenis truk. Sekarang masih kami selidiki,” terang Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dani Permana.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom