Truk melintas di lokasi kecelakaan di Jl. Setia Budi Mojo, Sragen Kulon, Sragen, Jumat (14/2/2020). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang nenek-nenek asal Nglorog, Sragen, Sm, 69, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jl. Setia Budi Mojo, Sragen Kulon, Sragen, tepatnya 100 meter sebelah utara simpang empat transito, Jumat (14/2/2020).

Sm yang mengendarai sepeda kayuh terjatuh setelah menyenggol sepeda motor kemudian dihantam bus. Seorang pedagang hik di dekat lokasi kejadian, Nur, 26, mengaku tiba-tiba mendengar ada jeritan histeris dari seorang perempuan di seberang jalan.

Ia tidak bisa melihat pasti karena terhalang bus pariwisata yang parkir di depan warung hiknya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Bobol Brankas Pabrik Sarung Tangan di Ceper Klaten, 5 Warga Tangerang Diringkus Polisi

"Ada seorang nenek-nenek mengendarai sepeda angin dari arah selatan dan tahu-tahu terjatuh kemudian ditampani bus Eka dari arah utara. Mungkin busnya itu agak ke kanan karena ada bus parkir di sebelah kiri jalan," ujar warga Taman Asri, Kroyo, Karangmalang, itu saat ditemui Solopos.com, Jumat siang.

Saksi mata lainnya, Andi, mengatakan nenek-nenek pengendara sepeda angin itu berjalan di belakang motor Honda Beat yang dikendarai pelajar yang hendak praktik kerja lapangan. Dia mengatakan pengendara motor itu berhenti di seberang warung hik.

Geger Pria Pamer Alat Kelamin di Bawah Flyover Palur Karanganyar

"Nenek-nenek itu hendak melewati motor yang berhenti itu tetapi sepedanya menyenggol motor dan terjatuh. Nah, saat terjatuh ke kanan itulah ada bus Eka melaju dari arah utara. Kemudian nenek-nenek itu ditampani bus. Simbah itu meninggal di lokasi kejadian," ujarnya.

Andi menduga pelajar yang berhenti itu hendak menyeberang. Dia mengatakan di sisi timur Jl. Setia Budi itu ada tiga bus pariwisata yang parkir karena menunggu penumpang yang piknik.

Bukan 23 Februari, Ini Tanggal Penentuan Gibran Rakabuming & Purnomo di Pilkada Solo

Jenazah korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Evakuasi dilakukan aparat Satlantas Polres Sragen dibantu petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Penjaga kamar mayat RSUD Sragen, Dedy, mengatakan jenazah tiba di kamar mayat sekitar pukul 13.30 WIB. "Informasi yang saya terima, simbah pengendara sepeda angin itu serempetan dulu dengan motor lalu jatuh dan dilindas bus. Jadi kepalanya pecah setelah terkena ban bus Eka," ujarnya.

Pelaku Ungkap Alasan Membunuh dan Membuang Bayi Laki-Lakinya di Daleman Klaten

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sragen AKP Sugiyanto mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo mengaku belum menerima laporan saat dimintai konfirmasi Solopos.com. Sugiyanto segera mengecek ke Unit Laka Satlantas Polres Sragen.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten