Tutup Iklan

KECELAKAAN SRAGEN : Mondar-Mandir di Dekat Rel, Warga Gemolong Tewas Tersambar KA Semen

KECELAKAAN SRAGEN : Mondar-Mandir di Dekat Rel, Warga Gemolong Tewas Tersambar KA Semen

SOLOPOS.COM - Petugas gabungan Polsek Gemolong, Pos Lantas Gemolong, dan Puskesmas Gemolong mengevakuasi jasad Sudarto, 55, yang meninggal karena tersambar KA di perlintasan km 89+300, Gemolong, Sragen, Sabtu (7/10/2017) sore. (Istimewa/AKP Supadi/Polsek Gemolong)

Warga Gemolong Sragen meninggal setelah tertabrak KA barang.

Solopos.com, SRAGEN-- Sudarto, 55, warga Kampung Ngeseng RT 002/RW 003, Kelurahan/Kecamatan Gemolong, Sragen, ditemukan meninggal dunia di perlintasan kereta api (KA) Gemolong, Sragen, Sabtu (7/10/2017) pukul 14.30 WIB.

Pria yang diduga kurang waras itu tertabrak KA 2704 pengangkut semen dengan lokomotif CC 2061305. Kereta barang tersebut dikemudikan Mulyadi dengan asisten Aziz Waskita.

Kapolsek Gemolong, AKP Supadi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, saat dihubungi, Sabtu petang, menyampaikan peristiwa itu diketahui kali pertama oleh Widodo, 52, warga setempat. Saat kejadian, KA barang melaju dari utara (Purwodadi) ke selatan (Solo).

Supadi menambahkan kejadian tersebut dilaporkan Widodo ke Pos Lantas Gemolong. Atas laporan itu, Kapolsek memerintahkan anggota Polsek bersama personel Pos Lantas Gemolong menuju lokasi kejadian di Gemolong RT 002/RW 003, Gemolong, tepatnya di km 89+300, jalur perlintasan antara Salam dan Kalioso.

"Jasad korban langsung dievakusi ke RSI Yakssi Gemolong. Jadi tubuh korban sudah tidak utuh sehingga petugas harus mengumpulkan bagian tubuh korban itu. Dari keterangan tetangga, korban memang kurang waras. Kemungkinan korban ini bunuh diri," ujarnya.

Seorang warga yang kebetulan di lokasi kejadian, Andre Nugroho, mengatakan ada beberapa warga yang mengetahui Sudarto sempat mondar-mandir di sekitar perlintasan sebelum tertabrak KA.

"Entah mau menyeberang atau tidak, tahu-tahu korban tersambar KA dan terseret sampai 100 meter. Ada yang bilang pencari rosok. Yang jelas ada bagian tangan dan kaki yang belum ketemu saat pencarian petugas Sabtu sore," tutur dia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.