KECELAKAAN SOLO : Tertabrak Truk, Seorang Siswa SMP Tewas
Foto ilustrasi truk guling (JIBI/Harian Jogja/Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Seorang pelajar SMP berinisial B, 11, asal Wonorejo, Karanganyar tewas terlindas truk dalam kecelakaan lalu lintas di Jl Jaya Wijaya, Mojosongo, Jebres, Solo, Sabtu (31/8/2013), sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara, teman korban, R, 11, selamat dalam musibah tersebut. Informasi yang dihimpun Solopos.com di Satlantas Polresta Solo, Sabtu siang, kecelakaan itu melibatkan dua truk dan dua pengendara sepeda angin.

Peristiwa itu bermula saat dua orang pelajar mengayuh sepeda mereka dari arah timur ke barat. Saking kencangnya, mereka tak mampu mengendalikan laju sepeda itu hingga akhirnya menabrak sebuah truk bermuatan benang berpelat nomor K 1484NB yang parkir di pinggir jalan.

Mereka terjatuh ke kanan. Seketika itu, sebuah truk bermuatan pasir yang dikemudikan Agus, 30, warga Sumberlawang, Sragen berjalan sekonyong-konyong dari arah barat dan menabrak mereka.

Truk bernomor polisi AD 1453 HV itu sempat melindas salah satu pelajar hingga akhirnya tewas di lokasi kejadian. Sedangkan seorang pelajar lainnya selamat, hanya mengalami luka-luka. Jalur Jl Jaya Wijaya merupakan jalur sempit, apalagi ketika dilewati truk.

“Kecepatan truk yang saya kemudikan hanya 20 km/jam. Saya kaget, saat ada dua remaja tiba-tiba terjatuh,” ujar Agus, sopir truk pasir saat ditemui wartawan, Sabtu siang.

Terpisah, pengemudi truk bermuatan benang seberat delapan ton, Sudarsono, 63, saat ditemui Solopos.com, di Satlantas Polresta Solo, juga tak mengetahui kejadian persisnya. Saat memarkirkan truknya untuk bongkar muatan, tiba-tiba ia mendengar suara sesuatu terjatuh dari arah belakang.

“Saat saya parkir, tiba-tiba ada suara bruk! Saya langsung keluar, dan ternyata ada dua pelajar terjatuh. Saya langsung memindah truk ke pinggir. Tapi saya disangka melarikan diri, padahal tidak,” jelasnya.

Truk yang dikemudikan Sudarsono dan Agus diamankan di Satlantas Polresta Solo. Mereka juga dimintai keterangan secara intensif oleh aparat kepolisian. Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi data hasil olah kejadian perkara oleh tim Satlantas Polresta Solo. Sementara, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk pemeriksaan forensik.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom