Tutup Iklan

KECELAKAAN SOLO : Gara-Gara Ceceran Oli, Belasan Pengendara Motor Terjatuh di Sekitar Perlintasan Balapan

KECELAKAAN SOLO : Gara-Gara Ceceran Oli, Belasan Pengendara Motor Terjatuh di Sekitar Perlintasan Balapan

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/ Sunaryo Haryo Bayu)

Belasan pengendara motor terjatuh akibat terpeleset ceceran oli di sekitar perlintasan KA Balapan Solo.

Solopos.com, SOLO — Belasan pengendara sepeda motor terjatuh di sekitar perlintasan rel kereta api (KA) Balapan, Solo, Minggu (22/10/2017). Peristiwa itu disebabkan adanya tumpahan oli berceceran di perlintasan tersebut.

Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Warga, polisi serta pertugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menebarkan pasir dan membersihkan tumpahan oli yang tercecer itu. Menurut penuturan pemilik Toko Besi Anugerah, Basah Kentot, oli yang tumpah berasal dari salah satu bus Jogja-Surabaya yang melibtas di Jl. S. Parman.

Oli tersebut tumpah sampai 50 meter dari perlintasan Balapan. “Oli tumpah di sisi timur jalan sekitar pukul 10.00 WIB,” katanya ketika dijumpai Solopos.com.

Setidaknya ada belasan pengendara sepeda motor yang jatuh akibat tumpahan oli itu. Mereka mengalami luka ringan dan beruntung tidak menimbulkan korban jiwa. “Rata-rata jatuh karena jalannya licin dan jadi oleng terus jatuh,” katanya.

Dia bersama warga lainnya kemudian berusaha menebarkan pasir untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat tumpahan oli. Namun kondisi ini belum mampu mengatasi kondisi jalan yang licin karena oli tersebut.

Warga lalu menghubungi Pemadam Kebakaran untuk melakukan upaya pembersihan sisa-sisa oli. “Kami menyayangkan adanya tumpahan oli itu karena banyak memakan korban jatuh,” katanya.

Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Solo Gatot Sutanto langsung mengerahkan petugas untuk membersihkan oli di sekitar perlintasan Balapan. Pembersihan dilakukan dengan ceceran oli yang sudah diberi pasir dengan sabun dan disikat lalu disiram dengan air.

“Begitu kami mendapatkan laporan, langsung petugas dikerahkan untuk membersihkan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.