KECELAKAAN SEMARANG : Warganet Ungkap Kecurigaan Ada Penjarah di Tabrakan Karambol Bawen
Kondisi beberapa sepeda motor yang terlibat tabrakan karambol di Jl. Soekarno-Hatta, Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Selasa (29/8/2017). (Facebook.com-John Krit Ninda Tama)

Kecelakaan di Bawen, Kabupaten Semarang menyisakan dugaan netizen atas adanya orang yang menjarah barang yang diangkut truk kontainer.

Solopos.com, UNGARAN – Kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut kontainer dan sejumlah kendaraan lainnya di Jl. Soekarno Hatta, Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (29/8/2017) siang, menyedot perhatian khalayak pengguna Internet (netizen). Dalam proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat tabrakan karambol itu, netizen menuding ada orang-orang tak bertanggung jawab yang menjarah muatan truk pengangkut kontainer.

Tudingan netizen itu bermula dari kiriman pengguna akun Facebook John Krit Ninda Tama di dinding grup Facebook Ungaran, Rabu (30/8/2017). Dalam kirimannya itu, ia menyebut ada beberapa orang yang menjarah isi kontainer truk tronton yang terlibat tabrakan karambol di Bawen.

[Baca juga Mengerikan, Truk Tabrak Bangunan di Bawen]

"Sayang dan sangat tidak etis. Dengan situasi saat para petugas dan sukarelawan sibuk dengan proses evakuasi. Pertolongan dan pencarian korban sedemikian hingga. Di Kabupaten Semarang tercinta ini masih ada manusia-manusia tidak bertanggung jawab yang tega menjarah muatan truk yang terlibat laka," ungkap pengguna akun Facebook John Krit Ninda Tama.

Ia juga mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap perbuatan orang-orang tak bertanggung jawab itu. Selain itu, pengguna akun Facebook John Krit Ninda Tama juga mengaku melihat beberapa orang mengambil sepatu yang berceceran dari kontainer tanpa izin.

Tak pelak cibiran dan celaan ramai dilontarkan netizen kepada para penjarah. Mereka juga ramai ikut-ikutan menduga adanya penjarah dalam proses evakuasi korban dan kendaraan dalam kecelakaan di Bawen, Kabupaten Semarang itu. "Ternyata kita masih bisa tertawa diatas derita orang. Semoga kita bukan termasuk dari golongan ini. Amin," tulis pengguna akun Facebook Jaya Masbro.

"Apa enggak kasihan orang sudah kenasipan malah dijarah bagaimana jika yang kena musibah anda atau keluarga anda coba anda renungkan yang merasa njarah," tulis pengguna akun Facebook Tyas Yono.

"Wah kewanen, bukan hakmu, tapi tetap kau ambil. Namanya maling," timpal pengguna akun Facebook Darman Darman.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya meminta para penjarah segera mengembalikan barang jarahan mereka. Warganet juga berharap perbuatan tak terpuji itu tak akan terulang lagi.

Seperti dikabarkan Semarangpos.com sebelumnya, kecelakaan maut di Bawen, Kabupaten Semarang itu melibatkan truk pengangkut kontainer berpelat nomor H 1636 BP dan sejumlah kendaraan lainnya. Tabrakan karambol itu juga membuat bangunan di tepi Jl. Soekarno Hatta, Bawen rusak serta menyebabkan beberapa orang tewas.

[Baca juga Jumlah Korban Tewas Tabrakan Karambol Bawen Simpang Siur]

Anggota Polsek bawen Bripka Nugroho menyebut ada delapan korban tewas, sementara Kasatlantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho mengatakan hanya ada tiga korban tewas. Sedangkan, juru bicara Rumah Sakit Ken Saras, Elsih Listanti, mengatakan ada lima korban tewas dalam kecelakaan tersebut. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom