Kecelakaan Maut Klaten: 2 Motor Senggolan di Karanganom, Warga Jatinom Meninggal
Ilustrasi Korban (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KLATEN – Kecelakaan maut di Klaten melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jl. Penggung-Jatinom. Kecelakaan lalu lintas itu, terjadi di Karanganom RT 001/RW 006, Karanganom, Rabu (18/3/2020) pukul 22.00 WIB.

Akibat kejadian tragis tersebut, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan maut di Klaten itu bermula saat pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU berpelat nomor AD 2601 ACC , Untung Nugroho, 23, warga Gedaren, Jatinom melaju dari arah Penggung-Jatinom.

Solo Sepi, Supeltas Gantung Peluit

Nahas dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra X berpelat nomor AD 2609 ACC yang dikendarai Hafiddudin, 54, warga Jemawan, Jatinom.

Saat di lokasi kejadian, laju sepeda motor Suzuki Satria FU diduga terlalu ke kanan. Sehingga sepeda motor tersebut membentur Honda Supra X yang dikendarai Hafiddudin.

Akibat kejadian itu, Untung Nugroho yang mengendarai Suzuki Satria FU mengalami luka lecet di anggota gerak, wajah, serta kepala. Selanjutnya, warga Gedaren itu menjalani perawatan medis di PKU Muhammadiyah Jatinom Klaten.

Kritik Jokowi di Medsos, Aktivis Mahasiswa UMS Solo Ditangkap Polisi

Sementara Hafiddudin yang terlibat kecelakaan maut di Klaten itu meninggal akibat luka di kepala dan patah tulang.

“Sedangkan  pengendara sepeda motor Honda Supra X [Hafiddudin] mengalami luka di kepala, tulang leher patah, tangan kiri patah, dan kaki kiri patah terbuka. Yang bersangkutan meninggal dunia dalam perjalanan ke PKU Muhammadiyah Jatinom,” terang Kanitlaka Satlantas Polres Klaten, Iptu Panut Haryono, mewakili Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman dan Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo.

Pasien Suspect Corona RSUD Moewardi Solo Asal Grogol Sukoharjo Meninggal

Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan maut di Klaten itu menimbulkan kerugian material sekitar Rp3 juta.

“Selain mengakibatkan satu korban luka ringan dan satu korban meninggal dunia, ada juga kerugian material senilai Rp3 juta,” sambung Kanitlaka Satlantas Polres Klaten, Iptu Panut Haryono, kepada Solopos.com.

Bertema Bisnis Syariah, Seminar di Bogor Diikuti 400 Orang


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho