KECELAKAAN KARANGANYAR: Mobil Vs Bus Langsung Jaya di Jalan Raya Tawangmangu Karanganyar, 1 Meninggal

KECELAKAAN KARANGANYAR: Mobil Vs Bus Langsung Jaya di Jalan Raya Tawangmangu Karanganyar, 1 Meninggal

SOLOPOS.COM - Kondisi mobil pikap dan bus Langsung Jaya jurusan Tawangmangu-Solo setelah bertabrakan di Jalan Raya Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (14/2/2018) pagi. (Istimewa)

Kecelakaan di Jalan Raya Tawangmangu Karanganyar mengakibatkan 1 orang meninggal.

Solopos.com, KARANGANYAR—Sebuah mobil Grand Max pikap bernomor polisi H 1698 YB bertabrakan dengan Bus Langsung Jaya jurusan Tawangmangu-Solo di Jalan Raya Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (14/2/2018) pagi.

Tabrakan itu tepatnya terjadi di depan garasi bus Rukun Sayur di Desa Somokado, Nglebak Tawangmangu, sekitar pukul 05.00 WIB.

Informasi yang diterima Solopos.com dari pendengar Soloposfm.com, Ary Venus, peristiwa nahas itu terjadi saat kondisi jalan masih sepi. Kronologi bermula sebuah mobil pikap warna putih yang melaju dari barat langsung menghantam bus Langsung Jaya yang melaju dari timur. (baca: KECELAKAAN KARANGANYAR : Pikap Masuk Parit)

“Saya juga mendapat info ini dari teman saya yang tinggal di sekitar lokasi. Diduga sang pengemudi mobil pikap mengantuk dan tidak bisa mengemudikan laju kendaraannya dengan baik. Akibat insiden ini sang pengemudi mobil meninggal dunia, sedangkan kedua kendaraan mengalami ringsek di bagian depan,” kata dia.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tawangmangu AKP Riyanto membenarkan peristiwa tersebut. Sesaat setelah kejadian, pihaknya juga langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Korban jiwa satu orang, sopir Grand Max. Saat ini sudah dibawa ke RS di Karanganyar. Untuk kejadian lakalantas ini, juga langsung ditangani Satlantas Polres Karanganyar,” kata Riyanto melalui sambungan telepon dan live on air di radio Solopos FM.

Pengemudi mobil pikap diketahui bernama Ratna Andry Astuti, 46, warga Mangkuyudan RT 003 RW 001, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo.

Menurutnya, korban diduga mengantuk saat melintasi lokasi kejadian. Di tikungan masuk kawasan Somokado, terdapat dua jalur untuk memisahkan arus kendaraan dari arah barat dan timur. Kendaraan yang melaju dari arah barat langsung belok kiri mengikuti jalur menuju Tawangmangu.

Sedangkan kendaraan dari arah timur cukup mengikuti jalur lurus di persimpangan Somokado. Namun korban yang membawa mobilnya dari arah barat , malah mengambil jalur kanan yang menjadi jalur kendaraan dari arah timur. Nahas, pada saat yang bersamaan sedang melaju Bus Langung Jaya. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Proses Seleksi, 3 Jabatan Eselon II Pemkab Klaten Akhirnya Terisi

Bupati Klaten Sri Mulyani melantik tiga pejabat yang mengisi tiga jabatan eselon II yang selama setahun ini melewati proses seleksi.

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.