Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, BOYOLALI--Kecelakaan terjadi di Boyolali. Kasus kecelakaan maut di Kabupaten Boyolali, Kamis (28/8/2014), juga terjadi di lokasi lainnya, malam, sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa yang terjadi di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di jalan turunan wilayah Dukuh Kenteng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel tersebut bahkan merenggut nyawa dua orang, masing-masing Rukhimatun, 35, warga Dukuh Berdug Kidul, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, dan Adjie Wibowo, 35, warga Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga.

Kedua korban tersebut merupakan pengendara dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan itu.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat (29/8/2014), kecelakaan bermula ketika Rukhimatun yang mengendarai sepeda motor Honda Supra berpelat nomor AD 6667 BH, melaju dari arah Solo ke Semarang.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berjalan terlalu ke kanan. Diduga, saat itu korban hendak membelok, masuk ke jalan kampung. Saat yang bersamaan, sepeda motor Suzuki berpelat nomor H 4471 KC yang dikendarai Adjie Wibowo dari arah bersamaan, diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tak dapat dihindarkan.

Kedua sepeda motor pun bertabrakan di ruas jalan yang kondisinya menurun tersebut. Akibatnya, dua sepeda motor tersebut ringsek di bagian depan. Dua pengendaranya, masing-masing mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa keduanya melayang saat dirawat di rumah sakit tersebut.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Priyono, saat dimintai konfirmasi, Jumat, membenarkan adanya kejadian itu.

“Kedua korban yang mengalami kecelakaan tersebut meninggal dunia di rumah sakit,” kata Kasatlantas, mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Kasatlantas menjelaskan kecelakaan lalu lintas itu diduga karena kekurang-hati-hatian pengendara.

Menyikapi sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi, Kasatlantas mengimbau pengendara untuk senantiasa berhati-hati saat melintas di jalan Boyolali-Ampel itu.

“Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di jalur rawan kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.

Diberitakan Solopos, Jumat (29/8), seorang pemudi tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di sebelah barat pertigaan Ngangkruk, Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Kamis pagi. Korban, Tri Oktavia, 20, warga Dukuh Singosaren, RT 005/RW 004, Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terserempet truk trailer yang dikemudikan Mudi Supriyanto, 35, warga Dukuh/Desa Prampetan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten