KECELAKAAN BATANG : Sopir Pemicu Tabrakan Karambol dengan 4 Korban Tewas Dicokok
Aparat Polres Batang berupaya mengevakuasi empat korban tewas terbakar dalam tabrakan karambol di Jalur pantura Jawa yang melintasi Alas Roban, Batang, Jateng, Kamis (13/7/2017) dini hari. (JIBI/Solopos/Antara/Kutnadi)

Kecelakaan berupa tabrakan karambol di Batang yang menyebabkan empat korban tewas bisa dilanjutkan penyidikannya.

Solopos.com, BATANG — Penyidikan kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan karambol di jalur pantai utara Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang, jawa Tengah (Jateng) yang menyebabkan empat korban tewas berlanjut. Polres Batang berhasil mencokok sopir truk tronton berinisial MS, 48, yang diduga sebagai pemicu tabrakan maut itu.

Kasatlantas Polres Batang AKP Muhamad Adiel Aristo di Batang, Jumat (21/7/2017), mengatakan pengemudi truk tronton itu diamankan polisi setelah sempat melarikan diri dan sembunyi di kampung halamannya di Lampung Selatan. "Kami bersyukur, akhirnya bisa mengamankan sopir truk sehingga bisa lebih mudah dalam menuntaskan kasus kecelakaan yang terjadi sepekan lalu di Plelen, Gringsing Batang," katanya.

Menurut dia, sopir truk, MS sengaja menelepon istri dan keluarga untuk melapor kepada Satlantas Polres Batang. "Setelah dapat nomor telepon sopir dan dilacak polisi baru diketahui berada di daerah Metro. Bekerja sama dengan Polres Batang dan Polres Lampung Selatan serta Polsek Natar, MS akhirnya bisa diamanakan di mapolsek setempat," katanya.

Sopir truk, MS, mengatakan dirinya lari karena bingung dan takut atas kejadian tersebut sehingga memutuskan kabur ke arah barat atau kembali ke rumahnya di Lampung. "Setelah kejadian saya langsung lari, mencari tumpangan truk yang kebetulan orang Lampung juga. Saya pulang ke rumah orang tua angkat di Natar," katanya.

Pada kasus kecelakaan, kata dia, truk yang dikemudikan tidak berfungsi maksimal karena rem blong sehingga menjelang di tikungan Plelen, truknya beberapa kali menyambar kendaraan lain dan terakhir menimpa satu keluarga polisi anggota Polsek Batang.

"Rem truk blong sehingga laju kendaraan hilang kendali saat jalan lebar, banyak kendaraan seperi bus dan kendaraan lain yang sempat kena serempet hingga akhirnya menabrak mobil yang ditumpangi korban dan terbakar," katanya.

Ia mengatakan dirinya baru istirahat di wilayah Kabupaten Pemalang sehingga kondisi badan masih merasa bugar karena sudah istirahat. "Atas kejadian tersebut, saya menyesal dan juga minta maaf kepada keluarga korban," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho