Tutup Iklan

KECELAKAAN AIR : Mahasiswi Unnes Tewas di Sungai Segoro, Polisi Periksa Panitia Pradiksar Mate

KECELAKAAN AIR : Mahasiswi Unnes Tewas di Sungai Segoro, Polisi Periksa Panitia Pradiksar Mate

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (dok)

Kecelakaan air dialami mahasiswi Unnes, Kurnia Dwi, yang tewas di Sungai Segoro saat mengikuti pradiksar unit kegiatan mahasiswa pencinta alam (mapala) di Jurusan Matematika FMIPA Unnes.

Solopos.com, SEMARANG – Tewasnya mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kurnia Dwi, 17, dalam kecelakaan air saat mengikuti kegiatan pra-pelatihan dan pendidikan dasar (pradiksa) yang digelar salah satu organisasi mahasiswa pencinta alam (mapala) kampus itu di Sungai Segoro, Banaran, Gunungpati, Semarang, Minggu (9/10/2016), berbuntut panjang.

Empat mahasiswa Unnes yang turut dalam kegiatan itu dipanggil polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemanggilan para saksi ini dilakukan selain untuk mengetahui kronologi kecelakaan air yang dialami Kurnia Dwi, juga mengetahui pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kegiatan pradiksar itu.

Terlebih lagi ada dugaan kegiatan yang digelar para mahasiswa yang tergabung dalam The Mathematic Adventure Team (Mate) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unnes itu tak berizin maupun melayangkan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian maupun Basarnas. Hal itu pun membuat kegiatan itu minim pengawasan terhadap risiko bahaya adanya kecelakaan air.

“Benar ada empat orang yang sudah diperiksa sebagai saksi di Polsek Gunungpati. Nanti [pemeriksaan] akan berkelanjutan. Mereka diperiksa sebagai saksi seputar kronologi insiden yang menyebabkan korban tewas hanyut di sungai,” terang Kapolsek Gunungpati, Kompol Bagyo Prayitno, saat dihubungi Semarangpos.com, Rabu (12/10/2016).

Bagyo menyatakan pemeriksaan keempat saksi ini baru tahap awal. Nantinya, pemeriksaan bisa menyasar kesemua anggota yang mengikuti kegiatan pradiksar itu, termasuk pihak penyelenggara.

“Kalau panitia jelas akan kami panggil, tentunya setelah semua anggota mapala yang ikut kita periksa. Setelah itu, nanti kami akan layangkan surat pemanggilan terhadap penyelenggara agar dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan itu terkait surat pemberitahuan ke Polsek. Setahu saya tidak ada,” jelas Bagyo.

Seperti diberitakan Semarangpos.com sebelumnya, kecelakaan air yang dialami Kurnia Dwi itu terjadi di Sungai Segoro, Minggu sore. Ia hanyut setelah diterjang air bah saat hendak menyeberangi sungai hingga tewas dan jasadnya baru ditemukan sehari setelahnya di aliran sungai Kalisari, Ngaliyan, yang jaraknya sekitar delapan km dari lokasi kejadian.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Lezatnya Suboli Pizza, Pizza Susu Khas Boyolali

Di Boyolali, terdapat kuliner khas yakni pizza susu dan dikenal dengan nama Suboli Pizza. Makanan ini biasanya dijual di Jl Pandan Arang, Boyolali.

Warga Kerja Bakti Bersihkan Makam di Mojo, Kapolresta: Budaya Wong Solo!

Jajaran Polresta Solo, TNI, dan Ormas membersihkan dan memperbaiki makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (23/6/2021).

Soal Perizinan Sekolah, Ini Kata Kepsek Bocah Perusak Makam di Mojo Solo

Pihak Kuttab atau lembaga pendidikan dasar tempat 10 anak yang merusak makam di Mojo, Solo, mengatakan sudah mengajukan perizinan sekolah kepada Kemenang.

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tugurejo Semarang Akhirnya Dirikan Tenda Darurat

RSUD Tugurejo mulai kehabisan ruang isolasi pasien Covid-19 sejalan membeludaknya pasien. Mereka kini mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien.

10 Bocah Merusak Makam di Mojo Solo, Ini Penjelasan Sekolah

Pihak sekolah tempat 10 bocah pelaku perusakan makam di Solo membantah mengajarkan intoleransi.

Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Dilockdown

Kantor Imigrasi Madiun ditutup sementara karena seorang pegawainya positif Covid-19. Kantor akan buka kembali pada Senin (28/6/2021).

Solusi Atasi Sampah, PLN Beli Listrik dari PLTSa Terbesar Se-Jateng di Solo

PT PLN membeli energi hijau yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Solo yang terakumulasi di TPA Putri Cempo,

Tips Pilih Perabotan Agar Apartemen Minimalis Bisa Terlihat Luas

Memilih furnitur yang tepat untuk apartemen minimalis menjadi salah satu opsi agar tempat tinggal terasa luas.

Alhamdulillah, Hasil PCR 2 Kali Negatif, Wali Kota Salatiga Sembuh dari Covid-19

Wali Kota Salatiga dinyatakan sembuh dari Covid-19, namun istri dan anaknya masih positif.

Kontak dengan Pasien Covid-19, Kapan Waktu Tes Swab yang Tepat?

Tips kesehatan kali ini membahas tentang kapan waktu tes swab yang tepat untuk mendeteksi infeksi Covid-19.

Cegah Penularan Covid-19, Kru Angkutan Umum di DIY Divaksin Covid-19

Jasa Raharja menggandeng Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan DIY menggelar vaksinasi Covid-19 untuk kru angkutan umum di DIY.

Ganjar: Stok Oksigen di Jateng Aman, Rumah Sakit Tak Perlu Panik

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa stok oksigen di Jawa Tengah aman. Seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 tak perlu panik.