Tutup Iklan

KECELAKAAN AIR : 1 Hari, 2 Warga Wonogiri Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai

KECELAKAAN AIR : 1 Hari, 2 Warga Wonogiri Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai

SOLOPOS.COM - Tim SAR mengevakuasi mayat Wage, 79, di Sungai Pakis, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (14/2/2018) pagi. (Istimewa/BPBD Wonogiri)

Kecelakaan air, dua warga Wonogiri ditemukan tak bernyawa di sungai.

Solopos.com, WONOGIRI — Dua warga Wonogiri ditemukan meninggal dunia akibat hanyut di sungai, Rabu (14/2/2018). Mereka tercebur ke sungai diduga karena terpeleset saat beraktivitas di dekat sungai.

Dua korban yang mengalami nasib nahas itu yakni Wage, 79, warga Pengkol RT 001/RW 001, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, dan Sugeng, 40, warga Pasang RT 003/RW 008, Gedongrejo, Giriwoyo.

Mayat Wage ditemukan tim search and rescue (SAR) mengapung di Sungai Pakis tersangkut ranting bambu lebih kurang 500 meter dari lokasi dia terjatuh, Rabu pagi. Sebelumnya kakek tersebut dilaporkan hilang sejak Senin (12/2/2018) sore.

Kasubag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto, Kamis (15/2/2018), menceritakan Senin pagi Wage menggembala sapi di areal persawahan. Namun, hingga pukul 17.00 WIB dia belum pulang. Kemudian anaknya, Sutrisno, 49, menghubungi Wage melalui telepon seluler (ponsel).

Sutrisno semakin gelisah karena Wage tak mengangkat ponselnya. Khawatir terjadi sesuatu, Sutrisno mencari bapaknya ke tempat dia biasa menggembala sapi, yakni di sawah dekat sungai tak jauh dari rumah. Sesampainya di lokasi Sutrisno hanya menemukan ponsel, caping atau penutup kepala tradisional, dan sabit milik Wage di tepi sungai.

“Curiga bapaknya tenggelam di sungai, anak korban meminta tolong warga untuk mencari di sungai, tapi tak membuahkan hasil. Setelah itu keluarga korban melapor ke Polsek. Selanjutnya tim SAR turun tangan,” kata Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede.

Pada hari ditemukannya mayat Wage, Sugeng juga ditemukan tak bernyawa akibat tenggelam di Sungai Lanang tak jauh dari rumahnya, sore. Kala itu Sugeng berjalan di tepi Sungai Lanang sambil menyunggi terpal. Dia sedianya ingin mencuci terpal di sungai. Terpal itu sebelumnya digunakan sebagai alas saat merontokkan padi. Saat berjalan salah satu kaki Sugeng diduga terpeleset dan membuatnya tercebur ke sungai.

Warga sekitar, Maman, yang saat itu tak jauh dari lokasi mengetahui kejadian. Dia langsung berusaha menolong korban, tetapi tak berhasil. Maman kemudian meminta tolong warga lainnya.

Beberapa lama kemudian salah satu warga yang mencarinya dengan cara menyelam menemukan lalu mengevakuasinya ke daratan. Saat itu Sugeng sudah meninggal dunia. “Dari keterangan keluarga, korban tak bisa berenang,” ulas Hariyanto.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto, menyampaikan pencarian Wage di Sungai Pakis sempat terkendala, sehingga mayatnya baru bisa ditemukan setelah tiga hari pencarian.

Tim SAR gabungan kala itu tak memungkinkan menyelam karena terlalu berisiko mengingat kedalaman air yang fluktuatif dan keruh. Selain itu banyak rumpun bambu dan jalur pencarian licin.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tanda Tangan Kontrak Baru, Roberto Mancini Latih Timnas Italia hingga 2026

Pelatih tim nasional Italia Roberto Mancini telah menandatangani kontrak baru yang berlaku hingga Juni 2026.

Jegal Persik Kediri, Persis Solo Boyong Rivaldi Bawuo

Selain fasih sebagai winger kiri, posisi utamanya, Rivaldi dapat dimainkan sebagai winger kanan maupun penyerang tengah.

Setahun Lebih Pandemi Covid-19, Ini Hambatan Terberat Bagi Nakes Solo

Para tenaga kesehatan atau nakes di Kota Solo menghadapi banyak tantangan dan hambatan dalam menangani kasus Covid-19 selama pandemi.

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.