Kapolsek Parang, AKP Bayu Nirbaya Bhakti, memeriksa dua maling yang kecanduan game online. (detik.com)

Solopos.com, MAGETAN -- Gara-gara kecanduan game online, dua pria di Magetan nekat membobol toko buah dan mengambil uang di dalamnya untuk membeli data internet. Aksi kedua pelaku terekam kamera CCTV dan polisi berhasil menangkap mereka.

Kedua pelaku tersebut yakni NIS, 16, dan Wahyu Pujianto, 21. Keduanya warga Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Magetan. Saat diperiksa polisi, mereka ternyata sudah berkali-kali mencuri untuk membeli data internet agar bisa main game online.

"Kedua pelaku mengaku kecanduan main game lewat ponsel. Akhirnya nekat mencuri uang di toko buah yang ada di Desa Mategal, Kecamatan Parang. Alasan lain untuk jajan dan kedua pelaku ini memang masih ABG dan tinggal satu kampung. Saat ini sudah kita tahan di polsek," ujar Kapolsek Parang, AKP Bayu Nirbaya Bhakti, seperti dilansir detik.com, Rabu (15/1/2020).

Dari pengakuannya, NIS setidaknya telah lima kali mencuri. Sementara Wahyu baru dua kali. Itu pun karena diajak NIS yang masih di bawah umur.

Bayu menjelaskan saat membobol toko buah, kedua pelaku masuk dengan mencongkel pintu belakang toko pada Senin (13/1/2020) dini hari. Pagi harinya, karyawan toko kaget pintu belakang tak terkunci dan uang di laci hilang. Setelah rekaman CCTV diputar, telihat kedua pelaku beraksi.

"Jadi salah satu karyawan kaget melihat laci untuk menyimpan uang Rp550.000 terbuka dan uang hilang. Kemudian melapor ke majikan dan diteruskan ke Polsek. Selang dua hari kami tangkap kedua pelaku dan mengakui," ujarnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP Ayat (1) ke 3e, 4e, 5e dan atau ayat (2) dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara.

"Itu baru pembelajaran awal. Aksinya nyuri yang kecil-kecil, kalau sukses berlanjut menuju pencurian yang lebih besar. Kami tindak tegas kasus seperti ini," katanya.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten