KEBUTUHAN POKOK WONOGIRI : Harga Cabai Rp30.000, Daging Sapi Rp100.000
Pedagang sembako di Pasar Wonogiri sibuk melayani pembeli, Minggu (21/6/2015). Sejumlah harga kebutuhan pokok di Wonogiri pada awal pekan puasa mulai merangkak naik. Kenaikan tertinggi pada komoditas cabai dan daging sapi. (JIBI/Solopos/Muhammad Ismail)

Kebutuhan bahan pokok pada Ramadan biasanya meningkat seiring tingginya permintaan.

Solopos.com, WONOGIRI-Hari keempat Ramadan sejumlah kebutuhan pokok di Wonogiri mulai merangkak naik. Cabai dan daging sapi menjadi komoditas yang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.

Pantauan solopos.com, di Pasar Wonogiri dan Pasar Ngadirojo Minggu (21/6/2015), sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai merangkak naik. Misalnya cabai merah dipasarkan Rp30.000 kg, cabai keriting Rp30.000/kg, minyak goreng Rp11.000/kg, gula pasir Rp12.000 / kg, gula jawa Rp15.000/kg, daging sapi Rp100.000/kg.

Sementara itu, telur dijual dengan harga Rp21.000/kg, daging ayam Rp32.000/kg. Harga beras komoditas paling stabil yakni jenis C4 biasa Rp9.500/kg. Bawang merah menjadi komoditas yang justru turun dari sebelumnya Rp30.000/kg menjadi Rp25.000/ kg, bawang putih turun menjadi Rp23.000/kg dari sebelumnya Rp29.000/kg.

“Harga cabai merah dan keriting sebelumnya Rp20.000/kg atau naik Rp10.000. Kenaikan itu terjadi mulai empat hari lalu,” ujar Munir salah seorang pedagang sembako di Pasar Wonogiri saat ditemui solopos.com di pasar, Minggu.

Dia mengatakan naiknya harga cabai disebabkan karena meningkatnya permintaan. Dia memprediksi harga cabai akan terus naik karena sejumlah daerah penghasil cabai mulai kehabisan stok akibat banyaknya permintaan.
“Harga gula pasir dan jawa sejak sebelum puasa sampai sekarang terus naik harganya. Hal itu terjadi karena barangnya langka akibat sejumlah daerah penghasil gula belum panen,” kata dia.

Senada diungkapkan pedagang daging di Pasar Ngadirojo, Wakisem. Menurut dia, harga daging sebelum puasa Rp98.000/kg sekarang naik menjadi Rp100.000/kg. Daging ayam ikut naik dari sebelumnya Rp30.000/kg menjadi Rp32.000/kg.

“Kenaikan daging ayam disebabkan karena harga pakan ikut naik akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Harga daging ayam akan terus naik sampai Lebaran nanti,” papar dia.

Sementara itu, salah seorang pembeli di Pasar Wonogiri, Umiyatun mengeluhkan naiknya sejumlah bahan pokok di pasar khususnya cabai dan ayam. Naiknya harga kedua komoditas itu membuat dirinya terpaksa harus menaikkan harga ayam goreng kremes yang di jual di warungnya
“Saya terpaksa ikut menaikkan harga makanan ayam goreng kremes, dari sebelumnya Rp10.000 per porsi menjadi Rp15.000. Kalau harganya tidak saya naikkan saya yang rugi,” kata dia, penjual warung makan di Desa Pokoh Kidul Wonogiri.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Wonogiri, Wahyu Widayati, membenarkan ada kenaikan sejumlah bahan pokok di pasar. Kenaikan tertinggi pada harga cabai dan daging.
“Dari hasil pantauan tim di sejumlah pasar pada pekan lalu kenaikan sejumlah komoditas masih wajar. Kenaikan itu sudah menjadi kebiasaan ketika masuk Ramadan karena terjadi peningkatan permintaan,” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom