Kebiasaan Makan Ini Berdampak Buruk terhadap Otak

Perhatikan kebiasaan makan Anda karena hal ini bisa berdampak terhadap otak.

 Ilustrasi otak (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi otak (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Tak banyak orang tahu bahwa kebiasaan makan kita ternyata bisa berdampak terhadap otak kita. Selama ini yang diketahui adalah berefek terhadap kesehatan tubuh.

Kebiasaan makan bisa berdampak buruk atau baik terhadap otak. Organ ini memiliki peran penting dalam mengendalikan seluruh tubuh. Oleh karena itu, kesehatan otak sangat penting untuk dijaga agar fungsi tubuh dapat berjalan dengan baik.

Karena itu milikilah kebiasaan makan yang baik agar berdampak baik terhadap otak. Menurut The World Federation of Neurology, kesehatan otak memengaruhi kemampuan seseorang untuk berkomunikasi, membuat keputusan yang tepat, dan menjalani gaya hidup sehat. Sejumlah faktor berkontribusi terhadap kesehatan organ ini, termasuk pola tidur, olahraga, dan diet.

Melansir Eat This dan Bisnis.com, berikut tujuh kebiasaan makan yang dapat berdampak buruk bagi otak Anda.

1. Konsumsi gula berlebihan

Salah satu kebiasaan makan yang berdampak buruk terhadap otak adalah konsumsi gula berlebihan. Menghindari konsumsi gula berlebihan dapat membantu otak Anda bekerja 100 persen. Fungsi otak Anda sangat tergantung pada kadar gula darah Anda, karena glukosa biasanya merupakan bahan bakar utama untuk otak Anda. Meskipun terlalu banyak gula tidak membahayakan otak Anda secara langsung, tapi memicu pelepasan insulin tingkat tinggi.

“Insulin mempengaruhi akses asam amino yang berbeda ke otak Anda dan lebih khusus lagi jika menghalangi pengangkutan sebagian besar asam amino kecuali triptofan.” jelas pakar gizi dari Inggris, Dimitar Marinov.

Baca Juga:  Jadi Anggota DPR, Segini Gaji Krisdayanti Setiap Bulan

“Yang terakhir melewati darah, penghalang otak dan diubah menjadi serotonin dan melatonin hormon tidur,” beber Marinov. Inilah mengapa terlalu banyak makan makanan manis dapat membuat Anda mengalami koma karbohidrat.

2. Tidak makan karbohidrat sama sekali

Karbohidrat adalah sumber utama energi tubuh. Beberapa orang yang melakukan diet seringkali mengurangi asupan karbohidratnya, bahkan menghilangkannya untuk mendapatkan berat badan yang diinginkan. Mereka juga percaya hal ini dapat memberikan keajaiban bagi saraf mereka. Namun menurut Dr. Marinov, glukosa bukan satu-satunya bahan bakar otak.

“Itu juga bisa membakar keton. Meski kebanyakan penggemar keto akan bersumpah bahwa membakar keton lebih optimal dan meningkatkan fungsi otak, adaptasi tidak terjadi dalam sehari. Kecuali tubuh Anda beradaptasi dengan baik terhadap ketosis, berhenti mengonsumsi karbohidrat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak stabil dan bahkan episode hipoglikemia. Ini dapat menyebabkan kabut otak, kebingungan, dan bahkan kehilangan kesadaran singkat.”

Baca Juga: Sering Putus Nyambung dengan Pasangan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

3. Terlalu banyak minum alkohol

Anda tentu sudah paham betul bahwa alkohol dapat berdampak buruk bagi tubuh Anda, terutama otak Anda. Terlalu banyak alkohol dari waktu ke waktu dapat mempengaruhi tingkat neurotransmiter dalam tubuh Anda, yang merupakan pembawa pesan kimia yang membantu sel-sel otak Anda untuk berkomunikasi.

4. Melewatkan makan

Ketika Anda melewatkan makan, tubuh masuk ke mode kompensasi untuk mencoba membuat glukosa untuk otak dan menyeimbangkan gula darah ke tingkat keseimbangan yang aman. Ini dapat bermanifestasi dalam tubuh sebagai energi yang rendah, agitasi, dan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi atau fokus. Untuk kesehatan otak, sangat membantu untuk makan pagi dalam waktu 1 jam setelah bangun tidur, dan kemudian makan makanan seimbang setiap 3 sampai 4 jam dalam sehari.

5. Multitasking sambil makan

Jika Anda suka makan siang di meja kerja saat Anda bekerja, Anda mungkin akhirnya menipu otak Anda untuk makan berlebihan. Multitasking saat makan bisa berarti Anda kehilangan kontak dengan sinyal kenyang dan kemampuan otak Anda untuk mencatat rasa kenyang dan kepuasan dari makanan terganggu.

Baca Juga: Penggunaan Herbal untuk Terapi Tambahan Pasien Covid-19 Masih Diteliti

Makan yang terganggu dapat berarti bahwa Anda membiarkan makanan tidak terpuaskan dan oleh karena itu menyebabkan Anda makan camilan lebih banyak nanti yang dapat memiliki konsekuensi gula darah negatif dan berdampak pada fokus otak.

6. asupan vitamin B12 yang tidak memadai

Menurut Elizabeth Ward, MS, RDN, salah satu penulis The Menopause Diet Plan, vitamin B12 melindungi sel-sel saraf dan membantu menghasilkan neurotransmitter yang membantu sel-sel saraf untuk berkomunikasi. Gejala kekurangan vitamin B12 termasuk memori yang buruk, kebingungan, depresi, dan demensia.

Baca Juga: Susu Kental Manis Hanya untuk Topping, Bukan Diseduh dan Diminum

Kekurangan vitamin B12 yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan saraf yang ireversibel. Orang yang menghindari semua makanan hewani atau yang tidak cukup makan dapat dengan mudah mengalami kekurangan vitamin B12, terutama setelah usia 50 tahun.

7. Diet tinggi lemak jenuh

Menurut Dr. Sandra El Hajj, penulis di MyMSTeam, diet tinggi lemak jenuh adalah musuh terburuk bagi otak Anda. Mereka dapat meningkatkan penurunan kognitif serta memperburuk gangguan kognitif bagi mereka yang sudah memiliki kondisi mental.

Selain itu, mereka memicu beberapa komplikasi di otak yang mengganggu sinyal intraseluler dan ekspresi gen yang menyebabkan kecemasan, perilaku depresi, gangguan homeostasis, serta peningkatan sitokin inflamasi. Semua bundel ini menciptakan ketidakseimbangan dalam fungsi mental dan kognitif.


Berita Terkait

Berita Terkini

Doa dan Amalan Jika Mengalami Kesulitan Keuangan, Biar Rezeki Lancar

Berikut ini terdapat doa beserta amalannya ketika mengalami kesulitan keuangan biar rezeki selalu diberi kelancaran menurut NU.

Muncul Jerawat di Payudara, Perlukah Diwaspadai?

Jerawat tak hanya ditemukan di wajah dan punggung, melainkan juga bisa muncul di payudara atau sekitar puting.

Muncul Jerawat di Kelamin, Bagaimana Bedakan dengan Herpes Genital?

Lalu, bagaimana cara membedakan apakah benjolan merah yang muncul di alat kelamin itu benar-benar jerawat atau herpes genital?

Viral Video Pria Punya 26 Anak, Warganet: Istrinya Kuat!

Usut punya usut, ternyata almarhum pria yang memiliki 26 anak ini diketahui memiliki dua istri.

Ini Hari yang Bagus Berhubungan Suami Istri Menurut Islam, Malam Jumat?

Bukan hanya malam Jumat, lalu hari apa saja yang bagus untuk suami istri berhubungan intim menurut Islam?

Kronologi Pembuatan Video Mesum Lele 13 Detik, Pemeran Minta Maaf

Pemeran video mesum lele 13 detik memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf.

Klarifikasi Lele PUBG Soal Video Mesum 13 Detik, Turuti Keinginan Pacar

Perempuan pemilik akun PUBG bernama Lele memberi klarifikasi terkait video mesum dirinya dan menyebut sang pacar yang memintanya mengirim video itu.

Sempat Viral, Oknum Polantas Pacaran Naik Mobil PJR Adik Ipar Ahok

Di medsos beredar narasi bahwa anggota Polantas pacaran naik mobil PCR itu berani melakukan pelanggaran karena iparnya seorang pejabat.

Kreativitas Menggambar Bersama AnaKrea Mengisi Waktu Selama Pandemi

Melalui Program AnaKrea "Ayo Menggambar", mereka dapat menggambar sesuai imajinasi yang mereka pikirkan.

Semangat Berkarya Meski di Rumah Aja Bersama AnaKrea

Masa pandemi tentu bukan penghalang bagi adek-adek yang bersekolah di PAUD/TK untuk tetap berkarya. Melalui Program AnaKrea, mereka tetap bisa berkarya melalui kegiatan mewarnai

7 Mitos Weton Lahir Pada Hari Wage, Nomor 5 Bikin Bahagia

Inilah 7 mitos weton seseorang yang lahir pada hari Wage.

Siapa Lele PUBG Gamers, Wanita Cantik Terlibat Video Mesum 13 Detik?

Viral wanita cantik terseret dalam kasus video mesum 13 detik, siapa sebenarnya Lele, gamers online PUBG?

Doa Mengusir Ular dari Rumah Menurut Islam, Plus Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa mengusir ular dari rumah jika hewan tersebut masuk ke kediaman Anda menurut ajaran Islam. Dilengkapi latin dan artinya.

Tak selalu Buruk, Nasi Putih Ternyata Bermanfaat untuk Tubuh

Nasi putih adalah sumber karbohidrat utama yang menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama Indonesia.

Waduh! Rusia Temukan Varian Baru yang Lebih Menular

Laporan pemerintah Rusia menyebutkan sejumlah infeksi Covid-19 varian baru yang diyakini lebih menular dari varian Delta.