SOLOPOS.COM - Sampah di Lapangan Pancasila seusai acara Salatiga Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Lapangan Pancasila atau yang kerap disebut Pansi, Kota Salatiga, Jateng, Selasa (15/8/2017). (Facebook.com-Anas Wibowo)

Kebersihan tampaknya tak diindahkan para peserta pengajian Salatiga Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Lapangan Pancasila (Pansi) Salatiga.

Semarangpos.com, SALATIGA – Pengajian bertajuk Salatiga Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (15/8/2017) malam, meninggalkan masalah kebersihan yang menjadi sorotan warganet. Berserakannya sampah di Lapangan Pancasila seusai pengajian bersama Habib Syech itu disayangkan warganet di grup Facebook Kabar Salatiga yang kebanyakan mengaku sebagai warga Kota Salatiga.

Promosi Kuliner Legend Sate Klathak Pak Pong Yogyakarta Kian Moncer Berkat KUR BRI

Sampah di Lapangan Pancasila seusai acara Salatiga Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Lapangan Pancasila atau yang kerap disebut Pansi, Kota Salatiga, Jateng, Selasa (15/8/2017). (Facebook.com-Anas Wibowo)

Sampah di Lapangan Pancasila seusai acara Salatiga Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf di Lapangan Pancasila atau yang kerap disebut Pansi, Kota Salatiga, Jateng, Selasa (15/8/2017). (Facebook.com-Anas Wibowo)

Diskusi mengenai masalah kebersihan di Lapangan Pancasila setelah salah satu agenda Kota Salatiga tersebut digelar dipicu beberapa foto yang diunggah pengguna akun Facebook Anas Wibowo. “Budayakan sadar akan kebersihan. Meski bukan sampah kita. Ikut prihatin. Edisi habis sholawatan,” tulisnya pada keterangan foto.

Pada foto tersebut, terlihat sampah dalam jumlah yang sangat banyak berserakan di rerumputan Lapangan Pancasila. Beberapa orang juga terlihat mengumpulkan sampah di satu tempat sehingga kotoran itu terlihat menggunung di tengah Lapangan Pancasila.

Meski beberapa orang terlihat rela mengumpulkan sampah, warganet tetap menyayangkan hadirnya sampah dalam jumlah begitu banyak seusai acara tersebut. “Ladalah. Mbok ya dibuang Nek tempat sampah Nek ws bar mangan po ngombe ki [Seharusnya dibuang di tempat sampah jika setelah makan atau minum],” ungkap pengguna akun Facebook Heru Nitinegoro.

“Katanya kebersihan sebagian dari iman. Bagian lo. Gk seluruhnya,” tulis pengguna akun Facebook Aryz Kentiz.

“Kebersihan sebagian dari iman lo. Kok ra tanggung jawab dewe2 yo teko tinggal ngunu wae,” tulis pengguna akun Facebook Chawa Rini.

Sementara itu, sebagain warganet memaklumi hadirnya sampah di Lapangan Pancasila. Mereka menganggap hadirnya sampah sudah biasa terjadi jika ada acara yang dihadiri banyak orang.

Mereka yang memaklumi mengimbau kepada warganet untuk tak terlalu membesar-besarkan masalah kebersihan tersebut. Mereka juga mengabarkan sampah di Lapangan Pancasila sudah dibersihkan petugas dari Dinas Kebersihan Kota Salatiga pada keesokan harinya.

Terlepas dari masalah tersebut, warganet yang menghadiri salah satu agenda di Kota Salatiga mengaku senang karena dapat berjumpa dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Salatiga Yulianto dan Wakil Wali Kota Salatiga Muh. Haris.

Seusai menghadiri salah satu agenda di Kota Salatiga tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, melalui akun Instagramnya mengingatkan kepada followers-nya untuk terus mencintai negara. Karena menurutnya, mencintai negara adalah sebagian dari iman.

“Mencintai negara sebagian dari iman. Hubbul wathon minal iman harus kita tunjukkan betul #JatengBerSholawat #Salatiga,” ungkap sang gubernur. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya