KEBAKARAN SRAGEN : Ditinggal ke Pasar, Rumah Warga Nglorog Ludes Dilalap Api
Petugas dari UPTD Pemadam Kebakaran Sragen menyiramkan air di rumah Suparti, 75, warga Bulaksari, Nglorog, Sragen, yang terbakar, Minggu (17/8/2014). (JIBI/Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, SRAGEN – Kebakaran terjadi di Bulaksari, RT 001/RW 008, Nglorog, Sragen, Minggu (17/8). Satu rumah serta gudang penyimpanan jerami terbakar habis dilalap si jago merah.

Pemilik rumah yang berada di tepi ringroad itu bernama Suparti, 75. Sementara, pemilik gudang bernama Sunarto, 57.

Saat kejadian, para korban tak berada di rumah mereka. Diduga, api berasal dari tungku perapian yang ada di dapur rumah milik Suparti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun solopos.com dari berbagai sumber, Suparti diketahui pergi ke Pasar Krapyak sekitar pukul 13.30 WIB untuk mencari barang bekas.

Salah satu kerabat korban, Suwarti, menuturkan api kali pertama diketahui sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saat itu saya didepan rumah mau mengambil jemuran. Tiba-tiba api sudah membesar dan saya teriak meminta tolong,” kata dia.

Warga yang mengetahui kondisi tersebut langsung melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Lantaran kondisi rumah korban berupa anyaman bambu, api cepat membesar dan merembet ke seluruh bagian rumah.

Api pun membakar sebagian bangunan yang difungsikan untuk gudang jerami serta dapur rumah milik Sunarto.

Saat aksi pemadaman api berlangsung, istri Sunarto yang bernama Sulastri harus dilarikan ke ruimah sakit lantaran keracunan akibat meminum pembersih lantai.

“Setelah dapat kabar kebakaran, Sulastri yang ada di sawah langsung pulang. Saking panasnya dia kehausan dan minum air dari botol yang di belakang rumah. Tidak tahunya botol tersebut berisi pembersih lantai,” tutur salah satu tetangga korban, Yatno.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom