Kebakaran Pabrik Garmen Klaten Diduga Karena Korsleting Listrik
Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik di sekitar PT. Hermosa Garment International, Dukuh Sentono, Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Minggu (2/2/2020). Pabrik itu terbakar pada Sabtu (1/2/2020) malam. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah (Jateng) akan diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran di PT. Hermosa Garment International, Dukuh Sentono, Desa Ngawonggo, Kecamatan Ceper, Sabtu (1/2/2020) malam.

Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, melalui Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Ardiansyah Rithas Hasibuan, mengatakan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Dari informasi sementara yang diterima, api diduga berasal dari korsleting listrik. Hal itu berdasarkan keterangan saksi yang kali pertama melihat kejadian tersebut.

Pabrik Kemeja PT Hermosa Garment di Ceper Klaten 2 Jam

“Tetapi itu dugaan sementara. Untuk memastikan nanti dari Labfor. Kami bawa Labfor untuk olah tempat kejadian perkara. Mungkin besok Labfor datang,” kata Kasatreskrim saat dikonfirmasi Solopos.com, Minggu (2/2/2020).

Sementara itu, petugas PT PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Pedan memperbaiki jaringan listrik di sekitar pabrik, Minggu siang. “Kami mengamankan kabel yang putus agar aliran listrik ke permukiman warga kembali terhubung. Dampaknya hanya di satu RT saja,” kata petugas dari PLN UPJ Pedan, M. Joni.

WNI dari Wuhan Dievakuasi, 7 Orang Tertinggal?

Petugas Satpam serta karyawan pabrik hanya bisa tertahan di warung yang ada di seberang pabrik. Pasalnya, garis polisi terpasang di dua pintu gerbang pabrik milik pengusaha asal Taiwan tersebut.

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran itu diketahui Sabtu sekitar pukul 20.15 WIB. Informasi yang dihimpun, saat itu satpam yang berjaga di bagian depan pabrik melihat api sudah membesar dari dalam pabrik. Petugas keamanan tak bisa berbuat banyak lantaran kunci pintu pabrik dibawa pimpinan. Petugas itu lantas melaporkan peristiwa ke unit Damkar Satpol PP Klaten.

Virus Corona Belum Selesai, China Diserang Flu Burung

Unit Damkar Klaten dibantu satu unit mobil Damkar Sukoharjo, Solo, Boyolali, serta satu truk tangki BPBD Klaten untuk memadamkan api yang terus membesar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.50 WIB.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho