SOLOPOS.COM - Kebakaran lereng Gunung Merbabu terpantau dari Stasiun CCTV di Sabana 2, Kamis (20/8/2015) malam. (Istimewa/@BPPTKG)

Kebakaran Merbabu belum juga padam hingga Jumat pagi.

Solopos.com, SOLO — Kebakaran yang terjadi di Gunung Merbabu, Jawa tengah, belum juga padam hingga Jumat (21/8/2015) pagi. Kabarnya, wilayah kebakaran justru meluas.

Promosi Aset Kelolaan Wealth Management BRI Tumbuh 21% pada Kuartal I 2024

Hal tersebut disampaikan Koordinator Perlindungan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Kurnia Adi Wirawan. Menurutnya titik api di Blok Bentrokan, Dusun Bentrokan, Desa Wonolelo, Kecamawan Sawangan, Kabupaten Magelang, sudah berhasil dipadamkan. Namun, ada titik lain yang masih terbakar.

Terkait dengan itu, Wawan mengaku pihaknya bersama masyarakat setempat, relawan, TNI, dan unsur publik lainnya terus berupaya memadamkan api.

“Upaya pemadaman dilakukan dari enam titik yang ada di Boyolali, Magelang, dan Kabupaten Semarang,” kata Wawan, sebagaimana dilansir Okezone, Jumat siang.

Wawan menambahkan, api belum bisa dipadamkan karena faktor angin kencang dan tanaman kering yang mudah terbakar. “Bahkan pukul 09.30 tadi saya dapat laporan terjadi badai di sekitar Sabana 2,” pungkas Wawan.

Sebelumnya, terkait dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Merbabu wilayah Jrakah dan Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali, membuat Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu menutup jalur pendakian sejak Kamis (20/8/2015) sore. Penutupan itu dilakukan agar proses pemadaman bisa lebih efektif.

Komandan SAR Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, mengatakan hingga Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, tim search and rescue (SAR), BPBD, sukarelawan, dan masyarakat sekitar Merbabu terus melakukan pemadaman. Langkah itu dilakukan agar kobaran api tidak meluas.

“Tim terus berupaya memadamkan kobakaran agar tidak meluas,” jelas Kurniawan saat dihubungi Solopos.com, Kamis malam.

Sementara itu, dari pantauan Solopos.com, kebakaran Gunung Merbabu itu terlihat dari berbagai wilayah di Jateng dan DIY, di antaranya di Ngablak dan Pakis Magelang, sekitar Pasar Jrakah, Selo, bahkan pantauan warga juga terlihat dari jalur ringroad utara Jogja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya