KEBAKARAN MAGELANG : Pasar Kaliangkrik Kobong, 750 Pedagang Berduka
Ilustrasi kebakaran (JIBI/Solopos/Dok)

Kebakaran Magelang melanda Pasar Kaliangkrik.

Solopos.com, MAGELANG -- Pasar Kaliangkrik yang merupakan pasar tradisional di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (23/6/2015) sekitar pukul 00.00 WIB terbakar. Sebanyak 750 pedagan di pasar itu berduka.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang Asfuri Muhsis di Magelang, Selasa, mengatakan Pasar Kalingkrik selama ini menampung sekitar 750 pedagang. Ia mengatakan belum dapat dipastikan penyebab kebakaran pasar tersebut.

Berdasarkan informasi dari Kantor Berita Antara, semula ada percikan api di sekitar warung makan kupat tahu yang kebetulan berdekatan dengan warung kelontong yang penuh dagangan, seperti kebutuhan pokok, minyak goreng, serta barang dagangan lainnya yang mudah terbakar.

Korsleting

Oleh karena banyak barang yang mudah terbakar itu, api dengan cepat menjalar ke tempat lain. "Kemungkinan sumber api karena arus pendek listrik. Kejadian ini murni musibah kebakaran. Saya pastikan tidak ada unsur kesengajaan dan tidak ada rekayasa, ini benar-benar musibah," katanya.

Menurut dia, kondisi bangunan pasar memang sudah tua, sebagian besar terbuat dari kayu yang sudah rapuh. Pasar tersebut rencananya diperbaiki pada 2017.

Ia mengatakan petugas dengan sigap melakukan pemadaman api yang membakar pasar itu. Sekitar 30 persen dari total bangunan terbakar, yang terdiri atas tujuh los dan delapan kios.

Ia menyebutkan los yang terbakar dengan rincian empat los pakaian, satu los kelontong, satu los daging, dan satu los untuk tukang cukur.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom