KEBAKARAN MADIUN : Bawa Pertalite 90 Liter, Mobil Boks Terbakar di Perempatan Tugu
Sejumlah petugas dari Polres Madiun Kota mengecek kondisi mobil boks yang terbakar di Jl. Pahlawan, perempatan Tugu, Kota Madiun, Selasa (31/1/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Kebakaran Madiun, mobil boks bermuatan 90 liter BBM terbakar di Kota Madiun.

Solopos.com, MADIUN -- Mobil boks yang mengangkut 90 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terbakar di Jl. Pahlawan atau di perempatan lampu merah Tugu, Kota Madiun, Selasa (31/1/2017) sekitar pukul 14.22 WIB.

Satu orang yang berada di dalam mobil boks itu mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya. Pengemudi mobil boks itu, Zainudin, 29, mengatakan membawa 90 liter Pertalite yang dimasukkan dalam jeriken.

BBM itu kemudian diangkut menggunakan mobil boks berpelat nomor AE 8781 FB. Dia bersama ibunya, Painah, 53, baru saja membeli bahan bakar itu dan hendak dibawa ke Pasar Sleco.

Dia menceritakan sebelum kebakaran, saat di perjalanan ada pengendara sepeda motor yang memberi tahu ada BBM yang menetes dari dalam boks mobilnya. Dia langsung menghentikan laju mobilnya di perempataan Tugu dan saat itu traffic light berwarna merah.

"Saat itu lampu lalu lintas berwarna merah. Jadi saya berhenti dan membuka boks mobil," ujar dia kepada wartawan, Selasa.

Saat pintu boks dibuka, kata dia, ada satu dari tiga jeriken yang jatuh dan isinya tumpah. Hampir separuh Pertalite di jeriken itu tumpah.

Melihat hal itu, ibunya yang awalnya duduk di kursi depan berinisiatif masuk ke dalam boks sambil memegang jeriken supaya bahan bakar itu tidak tumpah lagi. "Setelah ibu masuk ke dalam boks, saya menutup pintu boks mobil dan kembali ke kursi depan," kata dia.

Namun, belum sempat memutar kontak mobil, Zainudin mendengar ledakan dan dibarengi keluarnya asap di bagian belakang mobil. Saat lari ke bagian belakang mobil api sudah membesar dan ibunya terjebak di dalam boks itu.

Dia pun langsung melepas bajunya dan melilitkan le tangannya untuk membuka pintu boks yang sudah terbakar. "Saat itu pintu boks sudah panas karena terbakar," ujar Zainudin.

Warga di sekitar lokasi kejadian membantu Zainudin menyelamatkan dan mengeluarkan ibunya dari dalam mobil boks yang terbakar itu. Ia beserta ibunya langsung dibawa ke Rumah Sakit Detasemen Kesehatan Tentara (DKT) Madiun, tidak jauh dari lokasi.

Painah mengalami luka bakar di bagian tangan, kaki, dan wajah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun mobil tersebut hangus dilalap api.

Saat ditanya mengenai penyebab timbulnya api, dia mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Dia memperkirakan api itu timbul karena mesin panas dan terkena bahan bakar yang tumpah.

"Biasanya tidak ada masalah. Saya sering membeli BBM juga menggunakan mobil ini," kata Zainudin.

Api baru bisa dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran beberapa menit kemudian.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho