KEBAKARAN KLATEN : Korsleting Membuat Toko Plastik di Jalan Jogja-Solo Ludes Terbakar
Kios di Dukuh Ngangkruk, Desa Geneng, Prambanan, Klaten, terbakar pada Senin (31/10/2016) pagi. (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Kebakaran Klaten, kios penjual plastik di tepi jalan Jogja-Solo terbakar pada Senin pagi.

Solopos.com, KLATEN -- Kios di tepi jalan Jogja-Solo, Dukuh Ngangkruk, Desa Geneng, Prambanan, Klaten, terbakar, Senin (31/10/2016). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kios tersebut milik Mujidiyono, 60, warga Dukuh Ngangkruk, Desa Geneng, Prambanan. Peristiwa itu diketahui anak pemilik kios, Eko Mujiyati, 37, yang juga memanfaatkan kios tersebut untuk berjualan.

“Saat itu Eko Mujiyati pulang dari mengantar anak sekolah. Saat itu, ia diberi tahu warga di kiosnya ada kepulan asap. Kondisi kios saat kejadian kosong [belum buka],” kata Kapolsek Prambanan, AKP Mardjuki.

Mendengar kabar kiosnya terbakar, Mujiyati bergegas pulang dan berusaha memadamkan api dengan air. “Ia sendirian memadamkan api. Sementara suaminya masih di sawah,” ungkap dia.

Tak berapa lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian ditaksir lebih dari Rp40 juta.

“Diduga kebakaran akibat korsleting listrik,” kata Kapolsek.

Salah satu kerabat korban, Tri Joko, 34, mengatakan kios dimanfaatkan untuk berjualan plastik. Seluruh barang jualan di dalam kios berukuran sekitar 6 meter x 9 meter tersebut hangus dilalap si jago merah.

“Kiosnya itu disekat, sebagian untuk jualan plastik sebagian untuk menempatkan alat-alat jahit. Kalau perkiraan kerugian ya hampir Rp100 juta,” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom