Tutup Iklan

KEBAKARAN KENDAL : Gudang Pemulung Terbakar, Uang di Lemari Ikut Jadi Abu

KEBAKARAN KENDAL : Gudang Pemulung Terbakar, Uang di Lemari Ikut Jadi Abu

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kebakaran (JIBI/Solopos/Dok.)

Kebakaran yang diduga dipicut korsleting melalap gudang pemulung di Kendal.

Solopos.com, KENDAL — Gudang pemulung di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (27/10/2016), ludes dilalap si jago merah. Uang tunai Rp25 juta yang disimpan di dalam lemari ikut hangus terbakar.

Kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan pendek arus listrik di gudang tersebut. Api kali pertama terlihat membakar bagian atas gudang milik Daud Darusalam, di Dusun Tambakroto, RT 002/RW 006, Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari.

Karyawan gudang yang kali pertama melihat api membakar bagian atap bangunan langsung berlarian mencoba menyelamatkan barang yang berharga. Namun barang di dalam gudang yang mudah terbakar membuat api cepat membesar.

Nahas, lemari penyimpanan dokumen dan uang tunai tidak sempat diselamatkan. Alhasil, uang tunai Rp25 juta yang tersimpan dalam lemari itu ikut hangus jadi abu.

Pemilik gudang mengatakan, saat kejadian dirinya berada di belakang rumah dan tiba-tiba melihat kobaran api dari atap rumah. Api, menurutnya, begitu cepat menyambar ke dalam rumah.

Dalam waktu kurang dari 15 menit, bangunan ludes terbakar. Melihat api membesar, dia berteriak minta tolong dan beberapa warga membantu memadamkan dengan alat sederhana. Setelah beberapa saat berlalu, barulah satu unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Sementara itu, Kepala Desa Tambaksari Untung Mujiono yang datang ke lokasi sebagaimana dikutip Sindonews.com dan dipublikasikan pula oleh laman aneka berita Okezone, mengatakan banyaknya bahan yang mudah terbakar menyebabkan api cepat menghanguskan gudang. Total kerugian akibat kebakaran Kendal itu ditaksir mencapai Rp150 juta.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Bangun Tidur Buka Jendela, Warga Sukodono Sragen Shock Temukan Tetangga Gantung Diri

Seorang pria lansia asal Sukodono, Sragen, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di belandar rumah pada Jumat (25/6/2021).

Uji Sampel Covid-19 Melonjak, BBVet Wates Kulonprogo Kewalahan

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates kewalahan menguji sampel lantaran melonjaknya kasus Covid-19 di Kulonprogo.

Faktor Ratusan ODGJ Bisa Sembuh dari Covid-19: Tak Stres Pikirkan Corona

Ratusan pasien ODGJ dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sebulan, begini penjelasannya.

Wah, Ternyata Banyak ASN yang Tak Netral di Pilkada 2020, Sukoharjo Nomor Dua

Bawaslu Jateng menyebut ada 110 ASN yang terbukti tak netral pada Pilkada 2020. Mereka telah dijatuhi sanksi.

Catat! Ini Perbedaan Varian Delta dan Delta Plus

Apa sajakah perbedaan virus corona varian Delta dan Delta Plus?

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.