Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.

 Petugas pemadam kebakaran dari Damkar Satpol PP Grobogan berupaya memadamkan api yang membakar kandang berisi 13.000 ekor ayam di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Minggu (2/8/2021) dini hari. (Istimewa/-Damkar Satpol PP Grobogan)

SOLOPOS.COM - Petugas pemadam kebakaran dari Damkar Satpol PP Grobogan berupaya memadamkan api yang membakar kandang berisi 13.000 ekor ayam di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Minggu (2/8/2021) dini hari. (Istimewa/-Damkar Satpol PP Grobogan)

Solopos.com, PURWODADI – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik Titin Eny, 41, di Dusun Batur, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Minggu (1/8/2021) dini hari.

Akibat kejadian kebakaran tersebut selain kandang, sebanyak 13.000 ekor ayam umur 22 hari ikut hangus terbakar. Pemilik kandang mengalami kerugian sekitar Rp1,2 miliar akibat kejadian ini. Sementara satu orang pekerjanya, Joko Asmono, 42, mengalami luka bakar di bagian leher.

“Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 03.30 WIB dan dilaporkan ke Polsek Geyer sekitar pukul 04.30 WIB. Kemudian diteruskan ke Damkar Satpol PP Grobogan,” jelas Kapolsek Geyer, AKP Danang Esanto, Minggu (2/8/2021).

Baca juga: Jurus Cegah Jakarta Tenggelam, Mampukah Bertahan?

Sebelum kebakaran, penjaga kandang ayam Joko Asmono, warga Kecamatan Wirosari, baru saja mengambil air bersama rekannya, Adam Teodhi, 19, sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah itu Adam pulang ke rumah yang terletak di sebelah timur kandang. Sedangkan Joko beristirahat di gudang sebelah kandang.

Namun sekira pukul 03.30 WIB, Joko mencium bau benda terbakar.  Setelah dicek ternyata bagian barat kandang ayam dilalap api. Dia bergegas memberitahukan kejadian kebakaran itu kepada Adam dan pemilik kendang ayam, Titin.

Kejadian tersebut juga dilaporkan ke Polsek Geyer dan diteruskan ke Pos Damkar. Namun karena kerangka kandang ayam terbuat dari kayu jati dan lantainya dari bambu serta dinding terpal, api dengan cepat melalap bangunan berukuran 12 meter x 18 meter, termasuk 13.000 ekor ayam potong di dalamnya.

Baca juga: Gegara Konsleting Listrik, Rumah Warga Grobogan Nyaris Ludes Terbakar

Anggota pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung meluncur ke tempat kejadian. Upaya pemadaman dilakukan oleh regu Damkar yang dipimpin Heri Agus sejak pukul 04.40 WIB berlangsung hingga pukul 07.00 WIB. Seluruh bangunan kandang beserta ayam potong dan peralatan lainnya ludes terbakar.

Kapolsek Geyer, AKP Danang mengatakan dari pemeriksaan di lokasi kebakaran, dugaan api berasal dari korsleting kipas atau blower kandang di sisi barat. Kemudian menjalar dengan cepat ke seluruh kandang yang terbuat dari kayu dan bambu.

“Satu orang penjaga kandang menderita luka bakar ringan di bagian leher, jari tangan kiri dan jari kaki kiri. Kerugian diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar,” terang AKP Danang.

Berita Terkait

Berita Terkini

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Idza Priyanti, Mantan Dirut Perusahaan Transportasi Tegal yang Kini Jadi Bupati Brebes

Idza merupakan wanita kelahiran Tegal, 9 Januari 1971. Dirinya merupakan Bupati petahana yang memimpin salah satu kabupaten di kawasan pantai utara (pantura) Jawa Tengah sejak 2012.

Ini Daftar Objek Wisata di Jateng yang Wajib Tunjukkan Aplikasi PeduliLindungi

Sudah ada 4 destinasi wisata di Jateng yang mewajibkan wisatawan yang berkunjung menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Sakti! Bakul Gorengan di Magelang Ini Balik Masakannya Dengan Tangan

Seirabg penjual gorengan di Magelang mendadak viral setelah aksinya membalik masakannya dengan tangan kosong.

Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin, menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.

KA Kedungsepur dan KA Lokal Cepu Beroperasi Lagi, Ini Syarat Naiknya…

Beroperasinya KA Kedungsepur dan KA Ekonomi Lokal Cepu itu setelah mendapat izin dari Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA).