SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI – Kebakaran di kawasan Gunung Merbabu, di bagian selatan di Desa Ngangrong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dipadamkan, Sabtu (13/10/2018).

Berdasarkan informasi yang diterima dari para sukarelawan di lokasi kebakaran, kobaran api di kawasan hutan Gunung Merbabu, di tempat lebih tinggi dari Dukuh Gunungan, Desa Jeruk, Kecamatan Selo, atau perbatasan dengan wilayah Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel, sejak Jumat (12/10/2018) siang. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

Menurut sukarelawan pencinta alam Komunitas Rempala Ampel, Boyolali, Dwi Nur, api berhasil dikendalikan berkat turunnya puluhan sukarelawan yang terdiri atas Pencinta Alam Rempala Ampel Boyolali, warga peduli api desa setempat, anggota TNI, kepolisian, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM), dan PMI berupaya meminimalisasi meluasnya lahan terbakar.

Menurut Kepala BTNGM, Edy Sutiyarto, puluhan sukarelawan berupaya mendekati lokasi kebakaran dengan alat manual. Mereka membuat parit untuk menyekat kobaran api yang sudah membakar kawasan hutan seluas sekitar dua hektare itu.

Namun, kata dia, kondisi angin di lokasi kebakaran yang kencang sempat membuat kesulitan upaya pemadaman. Kobaran api baru bisa dikendalikan dan padam pada Jumat (12/10/2018) sore.

Dia mengatakan penyebab kebakaran di kawasan hutan lereng Gunung Merbabu dugaan awal oleh masyarakat yang membakar semak belukar di dekat kawasan itu. Kondisi angin yang kencang membuat api kemudian merembet dan membakar kawasan hutan.

“Kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Edy Sutiyarto.

Edy Sutiyarto hingga sekarang tetap melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala. Petugas masih monitoring lokasi untuk mengantisipasi adanya titik api yang belum padam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya