Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing Jadi 5 Titik
Ilustrasi kebakaran hutan. (Antara-Teguh Jatmiko)

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah terus meluas. Demikian diungkapkan pelaksana tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi.

Gito di Temanggung mengatakan pada Minggu (16/4/2018) pagi kebakaran di Gunung Sumbing hanya terjadi di empat titik, namun pada siang hari menjadi lima titik. "Sebelumnya memang sempat mereda, namun pada Minggu siang kebakaran bertambah satu titik," katanya.

Ia menyebutkan kebakaran tersebut terjadi di Petak 27-1, Petak 27-2, Petak 27-3, dan Petak 20-1. Total lahan yang terbakar hingga Minggu sore mencapai 490,9 h.

Ia mengatakan upaya pemadaman terus dilakukan secara manual dengan penyekatan, gepyokan, dan menaburkan tanah di titik api. "Medan yang terjal dan curam mengakibatkan proses pemadaman terhambat, karena titik api sulit dijangkau petugas," katanya.

Ia menuturkan sebanyak 168 personel dari berbagai unsur diterjunkan dalam pemadaman api di Gunung Sumbing. Seluruh personel itu dikerahkan untuk pemadaman kawasan Gunung Sumbing, karena kebakaran di wilayah Gunung Sindoro telah padam.

Ia menuturkan pada Senin (17/9/2018) ini rencananya akan dilakukan pemadaman api di kawasan Sumbing dengan menggunakan helikopter Kamov milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Untuk pemadaman menggunakan helikopter tersebut, pengambilan air akan dilakukan di Waduk Wadaslintang di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen.

"Karena pesawat heli ini lebih besar dari yang dikirim sebelumnya, maka kalau mengambil air dari Embung Kledung atau Telaga Menjer tidak memungkinkan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom