Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu Makin Luas

Kebakaran hutan di Gunung Merbabu, wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/9/2019), dilaporkan terus meluas. Api telah menghanguskan sekitar 225 ha lahan hutan. Demikian diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto.

Kebakaran Hutan di Gunung Merbabu Makin Luas

SOLOPOS.COM - Kebakaran hutan Gunung Merbabu sedikitnya menghanguskan 225 ha lahan hutan. (Antara-BPBD Magelang)

Solopos.com, MAGELANG —  Kebakaran hutan di Gunung Merbabu, wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/9/2019), dilaporkan terus meluas. Api telah menghanguskan sekitar 225 ha lahan hutan.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto di Magelang, Jawa Tengah, Jumat. Menurutnya, hutan yang terbakar sejak Rabu (11/9/2019) malam tersebut menyebar di wilayah Resor Pakis, Resor Wonolelo, Resor Selo, dan Resor Ampel Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.

“Prediksi luas kebakaran sekitar 225 hektare, namun sampai dengan saat ini terus bertambah dan belum bisa diprediksi luasnya,” katanya.

Ia menuturkan pada Jumat siang terpantau tujuh titik api besar dengan posisi menyebar. Api mulai menjalar ke semua sisi gunung karena tiupan angin kencang.

Menurut dia, pemadaman dilakukan secara manual dan dengan pembuatan sekat bakar. Potensi gangguan akibat kebakaran hutan tersebut terganggunya distribusi air dari sumber mata air ke masyarakat.

Ia menyebutkan distribusi air yang terganggu akibat terbakarnya pipa air, antara lain dari Tuk Teyeng Desa Gondangsari Pakis, Tuk Klanting, Desa Tajuk Kopeng, Tuk Sipendok Desa Ngagrong dan Candisari. Pada pukul 13.00 WIB kebakaran di jalur pendakian Swanting (blok Sobleman), jalur pendakian Wekas (blok Kedakan) dan Balong sudah dapat dipadamkan.

Namun, tambahnya, jalur pendakian Selo terbakar di Sabana 2 terpantau pada pukul 16.00 WIB merambat ke arah timur menuju atas Ampel di Dusun Ngangrong. Dia mengatakan pada pukul 17.00 WIB titik api terpantau berkurang menjadi 6 titik. “Kawasan hutan yang terbakar berupa hutan alam, semak belukar, dan sabana,” katanya.

Ia menuturkan jumlah personel yang terlibat pemadaman kebakaran sekitar 750 orang, antara lain dari unsur Taman Nasional Gunung Merbabu, Taman Nasional Gunung Merapi, relawan, SAR, TNI/Polri, Muspika, BPBD, dan masyarakat. Edy menyampaikan pada pukul 17.15 WIB kawasan hutan di Gunung Andong Kabupaten Magelang juga terbakar.

Ia mengatakan BPBD menerima informasi dari salah satu relawan (SAR Grabag) bahwa telah terjadi kebakaran di wilayah Gunung Andong. Titik api terpantau pertama kali berada di wilayah Dusun Temu, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak. Sampai dengan pukul 18.30 titik api meluas sampai ke wilayah Dusun Daru, Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak.

Menurut dia, terpantau ada 6 titik api., namun titik api masih jauh dari permukiman. “Pukul 18.30 WIB Sru I yang terdiri dari 15 personel mulai naik menjangkau ke titik api, yang kemudian disusul dengan Sru II dengan 10 personel dan Sru III 19 personel,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

4 Hari Diguyur Hujan, Warga Paranggupito Wonogiri Bebas dari Kekeringan

Warga Paranggupito, Wonogiri, akhirnya terbebas dari kekringan setelah empat hari wilayahnya diguyur hujan.

Apes! Remaja Wonogiri Baru Beli Cincin, Tapi Tak Bisa Dilepas dari Jari

Seorang remaja perempuan di Wonogiri terpaksa harus mendatangi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri karena cincin di jarinya tak bisa dilepas.

Stok Menipis, Pemkot Jogja Fokus Pada Vaksinasi Dosis Kedua

Stok vaksin yang tersedia di Kota Jogja tak mencukupi untuk vaksinasi dosis kedua.

Memakan Korban Jiwa, Tim Gabungan Copoti Jebakan Tikus di Ngrampal Sragen

Tim gabungan dari Forkompimcam Ngrampal, Sragen, mencopoti jebakan tikus yang teraliri listrik di area persawahan di Desa Karangudi, Selasa (3/8/2021).

Mohon Doanya, Suami-Istri Mantan Menkes Ini Positif Covid-19

Dua mantan Menteri Kesehatan, Farid Anfasa Moeloek dan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, tengah berjuang melawan Covid-19 yang mereka derita.

1 Peleton Polisi Dikerahkan Semprot Disinfektan di Jalanan Klaten

Rute penyemprotan disinfektan Jl. Diponegoro-Jl. Veteran-Jl. Pemuda-Jl. Merbabu-Jl. Mayor Kusmanto-Jl. Ki Ageng Gribig dan kembali ke Polres Klaten.

Tragis, Terpeleset Saat Kabur Dari RS Lapangan, Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal di Kolam ikan

Pasien Covid-19 ditemukan meninggal dunia di dasar kolam ikan setelah mencoba kabur dari RS lapangan Khusus Covid-19 Bantul.

Ikatan Cinta 3 Agustus 2021: Diubah Penampilannya, ke Mana Ricky Bawa Elsa Kabur?

Di bawah ini terdapat sinopsis atau bocoran sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Selasa, 3 Agustus 2021 yang tayang di RCTI 19.45 WIB.

Positif Corona Tapi Tak Percaya, Pria di Sleman Nulari Warga Sekampung

Seorang pria di Sleman yang positif Covid-19 namun tidak percaya dengan virus corona membuat puluhan warga di kampungnya tertular.

Ada Vaksinasi Gratis di Stasiun Yogyakarta dan Solobalapan, KAI: Hanya Untuk Dosis Kedua

PT KAI memberikan vaksin gratis di Stasiun Solobalapan dan Stasiun Yogyakarta namun untuk penyuntikan dosis kedua.

Lirik Lagu Lintang Sewengi – Denny Caknan feat Ndarboy Genk

Berikut ini lirik lagu Lintang Sewengi yang dinyanyikan Denny Caknan dan Ndarboy Genk yang dirilis Minggu, 1 Agustus 2021 di Youtube.

Ganjar Sebut Belum Dapat Arahan Pasang Baliho Puan Maharani, Kenapa Ya?

Ganjar Pranowo mengaku belum mendapat arahan untuk memasang baliho bergambar Puan Maharani dari PDIP.