KEARIFAN LOKAL : SMK Bansari Temanggung Pamerkan Puluhan Memedi Sawah

KEARIFAN LOKAL : SMK Bansari Temanggung Pamerkan Puluhan Memedi Sawah

SOLOPOS.COM - FESTIVAL MEMEDI SAWAH YOGYAKARTA

FESTIVAL MEMEDI SAWAH YOGYAKARTA
FESTIVAL MEMEDI SAWAH YOGYAKARTA

Kearifan lokal bukan hanya dilestarikan masyarakat desa saja. Siswa SMK Bansari Temanggung juga ikut melestarikan salah satu kearifan lokal lewat festival memedi sawah  

 

Solopos.com, SEMARANG—Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Bansari Kabupaten Temanggung menyelenggarakan festival Memedi Sawah yang diikuti pelajar dan masyarakat umum.

Festival yang dibuka oleh Wakil Bupati Temanggung, Irawan Prasetyadi di Temanggung, Sabtu (23/5/2015) tersebut untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di sekolah tersebut ada program studi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Pada festival tersebut terdapat puluhan memedi sawah hasil karya pelajar maupun masyarakat umum yang dilombakan. Memedi sawah merupakan replika manusia yang terbuat dari bahan bekas yang biasa dipasang petani di sawah untuk mengusir burung.

Kepala SMKN Bansari Tri Setyobudi mengatakan para peserta antusias mengikuti kegiatan ini, mereka cukup kreatif untuk menampilkan karya-karyanya.

"Harapan kami dengan kegiatan ini agar para peserta mensyukuri anugerah Tuhan YME yang telah dikarunia kecerdasan otak yang digunakan untuk berpikir aktif dan kreatif, menciptakan karya yang bermakna," katanya seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan perlu diketahui bahwa sukses itu dimulai dari menekuni hal-hal yang kelihatannya remeh, namun dengan membiasakan mengasah otak, menyelesaikan persoalan kecil, latihan berkreasi, menciptakan ivovasi baru. Jika hal ini ditekuni pada gilirannya nanti akan mampu menciptakan ide-ide yang cemerlang yang mengahasilkan karya besar untuk kepentingan manusia.

Ia mencontohkan di bidang pertanian sekarang suadah ada bioteknologi, yakni tumbuhan dapat direkayasa sehingga tanaman dapat diperlakukan sesuai kebutuhan manusia. Diciptakan tanaman padi yang biasanya ditanam di dataran rendah menjadi bisa ditanam di dataran tinggi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.