Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyalami sejumlah calon transmigrasi yang akan diberangkatkan menuju Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. (Antara-Wisnu Adhi)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (4/12/2019), melepas ratusan calon transmigran ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Ia berpesan agar transmigran asal Jateng bekerja keras di tempat baru itu.

Ia juga berpesan agar mereka tidak segan berkomunikasi dengan pemerintah, baik Jateng maupun di Kalimantan Utara kalau menemui kesulitan. "Saya doakan sukses, sehat dan berhasil,” kata Ganjar seraya mengingatlan bahwa banyak transmigran asal Jateng yang sukses.

Menurut Ganjar, ada transmigran asal Jateng yang jadi gubernur, bupati, anggota DPRD, dan lainnya. “Jangan lupa, baik-baik dengan masyarakat asli di sana, di mana Bumi dipijak, di situ langit dijunjung," imbuhnya.

Ia sempat pula mengapresiasi generasi muda yang memilih ikut bertransmigrasi ke luar Pulau Jawa. Menurutnya, generasi muda itu bisa menjadi motivator sekaligus pemicu kreasi di lokasi transmigrasi nantinya.

"Mudah-mudahan mereka bisa membantu transmigran di sana, bisa menerapkan ilmunya, dan membuat inovasi. Mudah-mudahan mereka bisa betah karena awal pasti tidak mudah, jadi harus terus bersama-sama," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng Susi Handayani menyebutkan sebanyak 110 kepala keluarga yang terdiri atas 376 jiwa mengikuti program transmigrasi ke Kalimantan Utara. Mereka rencananya ditempatkan di UPT Tanjung Buka SP 6B, Kabupaten Bulungan.

Selain untuk pemerataan penduduk, kata dia, program transmigrasi yang diikuti warga Jateng di antaranya dari Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Grobogan ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Di lokasi transmigrasi nanti para transmigran akan mendapat rumah senilai Rp65 juta, lahan garapan dengan luas antara 1-2 hektare, dan jaminan hidup selama satu tahun, dan pembinaan selama lima tahun," katanya.

Sebelum diberangkatkan, para calon transmigran wajib mengikuti pelatihan keterampilan yang meliputi pelatihan dasar pertanian, perkebunan, dan perikanan, termasuk pembuatan pupuk pertanian serta pengolahan pascapanen. Selain itu, ada pelatihan keterampilan dasar dari kabupaten asal sehingga bisa mandiri di lokasi transmigrasi.

Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, beberapa pemerintah kabupaten asal transmigran di Jateng, dan Pemkab Bulungan sepakat bekerja sama melakukan program transmigrasi dengan model sharing sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus pemerataan jumlah penduduk di Indonesia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten