Tutup Iklan

KDRT: Gara-gara Uang, Istri Dianiaya Suami Hingga Babak Belur

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Untari Widyaningsih tergolek lemah di Bangsal Anggrek No 11 RSUP Dr Soeradji Tirtonagoro. Tangan kirinya terpasang infus. Dahi dan pelipis kirinya juga terluka. Tengkuk dan punggungnya juga mengalami lebam.

Jumat (23/3/2012) lalu, perempuan yang tinggal di Kampung Sidowayah, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, itu dianiaya oleh suaminya sendiri, Daniel Sembiring, 36. Pria asal Tanahkaro, Sumatera Utara, itu meminta Untari untuk mencabut laporannya ke Polres Klaten, mengenai tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya.

Untari bercerita, pada 13 Februari lalu, suaminya yang juga seorang pelaut itu emosi. Suaminya marah karena uang Rp50 juta yang diberikan kepada Untari belum dikembalikan karena dianggap hutang. Ia ditendang dua kali. Uang sebanyak Rp30 juta digunakan Untari untuk modal usaha jual pakaian. Sedangkan Rp20 juta sisanya dipinjamkan kepada kakaknya. Setelah itu, Untari sama sekali tidak diberikan uang bulanan. Saat itu, ayah Untari, Sri Mulyono, juga dipukul dan ditendang.

“Karena modalnya juga habis, lalu saya jual beberapa barang di rumah untuk makan saya dan dua anak saya,” ujar Untari saat ditemui wartawan di RSUP, Senin (26/3/2012). Setelah itu, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klaten. Ia juga mendapatkan perawatan di RS Cakra Husada Klaten selama dua hari.

Pada Jumat lalu, ia dianiaya lagi oleh suaminya. Untari diminta untuk mencabut laporannya. Namun ia enggan untuk mencabut laporan KDRT itu karena proses hukum itu tidak bisa dicabut dan tetap berlanjut. Saat suaminya tidak berlayar, ia merasa ketakutan di rumah.

“Saya dipukul di kepala dua kali, rambut saya dijambak, dibenturkan ke tembok entah berapa kali. Lalu saya dibanting dan jatuh tengkurap, kepala saya dibenturkan ke lantai, kemudian kepala, tengkuk dan punggung saya diinjak-injak berkali-kali,” ungkap Untari.

Hal senada juga diungkapkan Sri Mulyono. Saat dipukul menantunya itu, untungnya ia bisa menghindar dan tidak mengalami luka berat. Kini Daniel harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Setelah penganiayaan kedua, ia meringkuk di penjara Polres Klaten.

Untari pun sudah mengajukan permintaan cerai dan pada 27 Maret nanti adalah sidang kedua perceraiannya.

Kasatreskrim Klaten, AKP Rudi Hartono, mewakili Kapolres, AKBP Kalingga Rendra Raharja, mengatakan berdasarkan laporan kedua dari korban, polisi telah menetapkan Daniel sebagai tersangka. “Pada laporan pertama belum dilakukan penahanan terhadap Daniel lantaran pertimbangan masalah keluarga,” ujar Rudi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 356 KUHP dengan ancaman 6,5 tahun dan Pasal 44 UU 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman penjara paling lama sepuluh tahun.

Berita Terkait

Berita Terkini

Massa Penolak Vaksinasi Merusak Posko dan Vaksin

Aksi penolak vaksinasi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya membuat kerusakan cukup parah.

Auuuuum...Warga Desa Guguk Tak Berani Lagi Berkebun

Auman harimau yang kerap terdengar membuat warga tak berani berkebun.

Tragis! Istri Dibunuh Suami Gara-Gara Sering Pergi Tanpa Pamit

Sering pergi dari rumah tanpa pamit, seorang istri meninggal dunia dianiaya sang suami.

Kapolri Ingin Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK jadi ASN Polri

Kapolri mengaku Jokowi mengabulkan permintaan agar 56 pegawai tak lolos TWK jadi ASN Polri.

Satgas Covid Persilakan Kampus Gelar PTM Terbatas

Pembelajaran tatap muka alias PTM terbatas diharapkan tidak hanya dilakukan oleh sekolah tingkat dasar hingga atas.

Per Oktober 2021, Aplikasi PeduliLindungi Bisa Diakses Melalui GoTo

Masyarakat bisa mengakses fitur aplikasi PeduliLindungi melalui platform digital lain

9 BUMD Sragen Diguyur Modal Rp25 Miliar Tahun Depan

Dari sembilan BUMD di Sragen, ada tiga BUMD berprestasi secara manajemen dengan mendapatkan penghargaan Top BUMD 2021 Bintang 4.

Realisasi Kegiatan di Grobogan Hingga Agustus Belum Capai Target

Realisasi kegiatan baik fisik maupun keuangan di Kabupaten Grobogan hingga Agustus 2021 belum sesuai target.

Duh..Dituding Bikin Sepi Dagangan, Vaksinasi Covid-19 Dibubarkan Massa

Massa marah karena dagangan mereka sepi dan vaksinasi Covid-19 dianggap sebagai penyebabnya.

Aneh! Anak di Madiun Melahirkan, Keluarga Sebut Dihamili Makhluk Halus

Aparat Polres Madiun menyelidiki dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang disebut melahirkan karena dihamili mahkluk halus.

Desa Sendang Wonogiri Terbaik Nasional, Ini Keunggulannya

Ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Kisah Mobil Presiden Jokowi Dorong Mobil Mogok di Wilayah Banjir

Pria ini mengungkap kisah Presiden Joko Widodo pernah dorong mobil mogok saat tengok wilayah banjir.

Jumlah Sambungan Pelanggan Baru PLN di Boyolali Meningkat

Jumlah penyambungan ke pelanggan di Klaten dan Boyolali pada Agustus menyasar sekitar 5.000 pelanggan.

Kejar Herd Immunity, Kapolres Klaten Tinjau Vaksinasi di SMPN 2 Wedi

Peninjauan Kapolres Klaten ke SMPN 2 Wedi guna memastikan vaksinasi di sekolah setempat berlangsung lancar.

Belasan Manusia Silver Dirazia, 3 Jam Operasi Dapat Rp300.000

Kemudahan mendapatkan uang itu menjadikan aktivitas manusia silver itu ada setiap waktu.