Kategori: Karanganyar

Katanya Ada Pocong Unik di Astana Giribangun Karanganyar, Ini Wujudnya


Solopos.com/Nugroho Meidinata

Solopos.com, KARANGANYAR -- Astana Giribangun yang berlokasi di Matesih, Karanganyar ternyata menyimpan kisah misteri yang jarang diketahui.

Kompleks makam keluarga Presiden RI ke-2, Soeharto dan sang istri, Tien Soeharto ini dibangun pada 1974 dan diresmikan sendiri oleh Soeharto pada 1976.

Sama seperti makam-makam lainnya, Astana Giribangun Karanganyar juga memiliki cerita mistis yang harus kamu ketahui.

Baca Juga: Disebut Lamaran dengan Kaesang Pangarep, Netizen Kepo Agama Felicia

Berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com dari unggahan pengelola akun Instagram @misterisolo, ada beberapa makhlus halus di makam satu ini. Salah satunya adalah sosok suami istri dengan pakaian Jawa lengkap.

"Ada sosok suami istri berbusana Jawa dengan mata yang tidak selaras ketika memandang, lelembut berkulit kuning yang berjalan dengan kaki seperti belalang, sosok naga dengan sisik besi, serta beberapa makhluk astral sebagai wujud dari beberapa pusaka yang berada di pemakaman ini," jelas dia.

Baca Juga: Legenda Janggitan, Lelembut Sawah di Sukoharjo dan Wonogiri

Dari beberapa makhluk halus di atas, ada salah satu lelembut yang katanya berbeda dengan yang lainnya, yakni pocong.

Menurut @misterisolo, penampakan pocong di Astana Giribangun Karanganyar terbilang unik karena pembungkus kainnya begitu bersih.

Baca Juga:  Misteri Ponten Mangkunegaran Solo: Ada Penunggunya, Tapi Pemalu

"Ada pula beberapa sosok pocong di area ini, anehnya pocong disini mempunya kain pembungkus yang bersih, tidak seperti pocong yang lainnya," kata pengelola akun @misterisolo.

Pusaka Tanam

Selain lelembut, konon katanya ada beberapa pusaka yang sengaja ditanam di area Astana Giribangun Karanganyar.

Pusaka tersebut dimaksudkan untuk melindungi kompleks pemakaman ini dari bahaya.

Baca Juga:  Misteri Ular Berkepala Manusia di Embung Pengantin Sukoharjo yang Suka Ganggu Pemancing

"Konon, beberapa pusaka sengaja ditanam di beberapa saka joglo yang berada di pemakaman ini. Hal itu untuk menjaga agar pemakaman ini tetap aman dan tenteram," tutur dia.

Baca Juga: Misteri Jelmaan Burung Jalak di Gunung Lawu, Konon Jadi Penunjuk Jalan Pendaki

Baca Juga: Kisah Mistis Jembatan Bulu Sragen: Konon Dibangun dengan Bantuan Tenaga Gaib

Share
Dipublikasikan oleh
Nugroho Meidinata