KASUS UPS DKI : Bareskrim Periksa Legislator dan Mantan Ketua DPRD DKI

KASUS UPS DKI : Bareskrim Periksa Legislator dan Mantan Ketua DPRD DKI

SOLOPOS.COM - Laporan korupsi Jakarta oleh ICW ke KPK, Kamis (26/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Fanny Octavianus)

Kasus UPS DKI Jakarta terus disidik Bareskrim dengan memeriksa para mantan dan anggota DPRD DKI Jakarta.

Solopos.com, JAKARTA -- Bareskrim Polri memeriksa mantan Ketua DPRD dan anggota DPRD DKI Jakarta terkait kasus dugaan korupsi pengadaan uninteruptable power supply (UPS) pada APBD-P DKI Jakarta 2014.

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ahmad Wiyagus, mengatakan pihaknya memeriksa empat saksi. "Ada yang mantan Ketua DPRD DKI hingga bekas anggota DPRD DKI," ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/5/2015) malam.

Ahmad Wiyagus mengatakan pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memperjelas proses pembahasan RAPBD-P DKI 2014. Sebagaimana diketahui, pada RAPDB-P 2014 tersebut, ada anggaran untuk proyek pengadaan UPS di DKI Jakarta.

Dia menambahkan dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menghadirkan tersangka Alex Usman. "Tapi tak kami konfrontir. Pemeriksaan terpisah," katanya.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan UPS DKI, penyidik Bareskrim juga sudah meminta keterangan anggota DPRD DKI Jakarta Fahmi Zulfikar dan Abraham Lunggana. Selain itu, pekan lalu, juga penyidik sudah menahan tersangka UPS Alex Usman.

Hingga saat ini, total ada dua orang yang ditetapkan tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara senilai Rp50 miliar negara ini, termasuk di antaranya Alex Usman dan Zaenal Soleman. Alex Usman ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan dalam pengadaan UPS sebagai Pejabat Pembuat Komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sedangkan Zainal Soleman ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berperan menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Kini, kedua tersangka dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU No. 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP.

Berikut keempat orang yang diperiksa oleh penyidik :

1. Ferrial Sofyan dari Fraksi Partai Demokrat,
- Periode tahun 2009-2014 menjabat sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta dan Ketua Badan Anggaran,
- Periode tahun 2014-2019 menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

2. Syahrial dari Fraksi PDIP
- Periode tahun 2009-2014 menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan Anggota Komisi E,
- Periode tahun 2014-2019 menjabat sebagai Anggota Komisi D.

3. Fahmi Zulfikar dari Fraksi Partai Hanura,
- Periode tahun 2009-2014 menjabat sebagai Anggota komisi E,
- Periode tahun 2014-2019 menjabat sebagai Sekretaris komisi E.

4. Firmansyah dari Fraksi Partai Demokrat,
- Periode tahun 2009-2014 menjabat sebagai Ketua Komisi E,
- Periode tahun 2014-2019 Firmansyah tidak mencalonkan diri kembali menjadi DPRD DKI Jakarta.

Berita Terkait

Berita Terkini

Manfaatkan Momen Ramadan dan Lebaran, Pameran UMKM Soloraya Digiatkan

Geliat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Soloraya menunjukkan tren positif setelah terdampak pandemi Covid-19.

Sasar Objek Wisata, Babinsa Bulu Sukoharjo Kampanyekan 5M

Koramil 03/Bulu Kodim 0726/Sukoharjo bersama Satgas Covid-19 Kecamatan Bulu terus melakukan kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan berupa 5M.

20.000 Pemudik Tiba di Karanganyar, Bupati: Mereka Pandai Cari Waktu Pulang

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyebut para pemudik yang tiba di Bumi Intanpari sebelum Lebaran 2021 pandai mencari waktu pulang.

Sidak Pasar Tumpah Sragen: Parkir Motor dan Oprokan di Bahu Jalan Bikin Macet

Pasar tumpah di sejumlah lokasi Kabupaten Sragen mengakibatkan kemacetan karena pedagang oprokan dan parkir kendaraan bermotor di bahu jalan.

Lebaran Virtual, ShopeePay Bagikan 4 Ide THR Unik dan Berkesan untuk Orang Tersayang

ShopeePay sediakan beragam produk dan layanan digital sebagai inspirasi THR Lebaran

Masjid Istiqlal Batal Gelar Salat Id

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar, mengatakan pilihan membatasi jemaah tak bisa dilakukan sebab kapasitas maksimal masjid 250.000 orang dan 10 Persen dari jumlah itu masih terlalu banyak.

Antisipasi Keramaian, Pemkot Solo Swab Acak Pengunjung di 3 Mal

Pemerintah Kota Solo melakukan swab acak kepada pengunjung dan pegawai di tiga mal Kota Solo pada Senin (10/5/2021) sore.

GEMBIRA, Rahasia Kak Seto Bisa Parkour di Usia 70 Tahun

Di usia nyaris 70 tahun, Kak Seto masih sanggup parkour.

Resmi! KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos TWK dan dinonaktifkan KPK.

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas