Kategori: Leisure

Kasus Pria Aniaya Perawat Siloam, Begini Cara Kendalikan Kemarahan


Solopos.com/Astrid Prihatini WD/Newswire

Solopos.com, JAKARTA--Akhir-akhir ini kita kerap disuguhi peristiwa orang-orang yang tidak bisa kendalikan kemarahan mereka di tempat umum. Yang terbaru pria aniaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang.

Pelaku mengaku emosi sesaat sehingga tak bisa kendalikan kemarahan. "Motif tersangka, karena emosi sesaat yang tak terbendung. Ia mengaku saat itu lelah sudah empat hari menjaga anaknya di rumah sakit tersebut. Ia emosi melihat tangan anaknya yang terluka usai dicabut infusnya oleh korban," kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Irvan Prawira saat jumpa pers di Mapolrestabes, Sabtu (17/4/2021).

Nah agar tidak menimbulkan banyak masalah seperti yang terjadi pada kasus pria aniaya perawat Siloam itu sebaiknya ketahui cara kendalikan kemarahan. Bagaimana caranya, simak ulasannya di tips kesehatan kali ini. Ahli jiwa dari RS Siloam Bogor,  Lahargo Kembaren,  mengatakan meski marah adalah emosi alamiah pada manusia, apabila tidak dikendalikan dengan baik maka akan menimbulkan banyak masalah.

Baca Juga: Tubuh Terasa Lemas Saat Puasa? Kenali Penyebabnya

"Kemarahan yang terlalu hebat dan terus menerus berulang jelas akan sangat mengganggu. Lakukan 'Anger Management' (manajemen marah) untuk dapat mengontrol marah agar tidak terjadi hal yang merugikan," kata Lahargo seperti melansir detikcom, Sabtu (17/4/2021).

Nah berikut ini cara kendalikan kemarahan agar tidak meledak dan menimbulkan masalah sebagaimana melansir laman halodoc:

- Ketika kamu sedang kesal, coba tenangkan diri dengan mengambil nafas panjang dan keluarkan. Lakukan hal tersebut beberapa kali sampai emosimu mereda.
- Jika kemarahanmu sudah memuncak, cobalah untuk beristirahat sejenak untuk menenangkan dirimu. Karena jika kamu tetap meneruskan aktivitasmu, hal tersebut tidak akan membuat emosimu mereda, melainkan akan ikut mengganggu aktivitasmu tersebut dan memperburuk situasi. Jadi, tarik diri sejenak untuk beristirahat dan meredakan emosi.
- Cara lain yang juga dapat meredakan emosi adalah dengan mendinginkan tubuh. Cukup membasuh muka dengan air dingin dapat menurunkan suhu tubuh yang memanas karena amarah.
- Mencoba berbicara lembut dan tersenyum saat marah juga dapat membantu meredakan dan mengontrol emosi. Meskipun sangat susah dilakukan, tapi berusaha berperilaku postif saat emosi sedang memuncak, dapat mencegah kamu melakukan hal-hal yang buruk.

Selain itu, agar terhindar dari tidak dapat kendalikan kemarahan, lakukan juga kebiasaan baik berikut ini:

- Melakukan yoga secara rutin bisa menjadi latihan untuk mengendalikan diri. Karena yoga merupakan olahraga yang melatih pernapasan, sehingga dapat membantu kamu menjadi lebih rileks, menghilangkan ketegangan tubuh dan menenangkan pikiran.

Baca Juga: Masuk Angin Saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya

- Jaga berat badanmu tetap ideal dengan mengonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang dengan porsi yang secukupnya. Memiliki tubuh yang sehat juga akan mempengaruhi kesehatan mentalmu.
- Mengerjakan hobi yang kamu senangi juga dapat membuat kamu lebih rileks dan tidak cepat marah-marah lho.
- Hindari kondisi-kondisi yang dapat membuat kamu stres dan berakhir marah-marah. Misalnya jika kamu gampang stres dan marah-marah menghadapi kerjaan yang masih menumpuk di saat deadline mulai mendekat, maka kamu bisa mulai lebih mengatur waktumu agar pekerjaan bisa diselesaikan sebelum deadline.

Bagaimanapun juga, kemarahan lebih baik diekspresikan daripada dipendam dalam hati. Namun, cara mengekspresikan kemarahan harus dikontrol agar tidak berlebihan. Waspadai jika ternyata kemarahan yang kamu rasakan mulai menunjukkan tanda-tanda depresi, yaitu suasana hati yang selalu buruk selama lebih dari dua minggu, merasa putus asa, tidak bersemangat, tidak dapat berkonsentrasi, hilang nafsu makan atau sebaliknya makan terlalu banyak, segera temui dokter untuk menanyakan kondisimu.

 

Share
Dipublikasikan oleh
Astrid Prihatini WD