Kasus Perusakan Baliho Etik-Agus, Polres Sukoharjo Masih Identifikasi Pelaku

Kasus dugaan perusakan baliho pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Pilkada Sukoharjo 2020 dari PDIP, Etik-Agus, belum menemukan titik terang.

SOLOPOS.COM - Baliho pasangan cabup-cawabup PDIP Sukoharjo Etik Suryani-Agus Santosa diduga dirusak oknum tidak bertanggung jawab pada Selasa (28/7/2020). (Solopos/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kasus dugaan perusakan baliho pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Pilkada Sukoharjo 2020 dari PDIP, Etik Suryani-Agus Santosa atau Etik-Agus, belum menemukan titik terang.

Polisi sampai saat ini masih memburu pelaku perusakan tersebut. Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho mengatakan pelaporan kasus dugaan perusakan baliho ini masih dalam penyelidikan.

Sejauh ini belum ada pelaku yang ditangkap polisi. "Baru identifikasi pelaku," kata Nanung kepada Solopos.com, Selasa (11/8/2020).

5 Jam Yang Mencekam! Saksi Mata Kisahkan Peristiwa Kericuhan di Mertodranan Solo

Menurutnya, untuk mengungkap kasus dugaan perusakan baliho atribut sosialisasi pasangan cabup-cawabup Etik-Agus membutuhkan waktu.

Selain menggali keterangan saksi di sekitar lokasi juga mengumpulkan barang bukti pendukung lainnya. Barang bukti ini seperti rekaman kemera pemantau atau CCTV jika ada di sekitar lokasi.

"Jadi ini kami masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung. Doakan saja mudah-mudahan secepatnya bisa terungkap," katanya.

Bos Ternak Semut Rangrang Sragen Dicokok Polisi, Mitra Bingung Uang Puluhan Juta Belum Kembali

Bendahara DPC PDIP Sukoharjo Wawan Pribadi menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus dugaan perusakan baliho pasangan Etik-Agus ke polisi.

Partai berlambang banteng moncong putih ini berharap agar kasus tersebut segera terungkap. PDIP menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus dugaan perusakan puluhan baliho ini agar polisi bisa mengusut siapa pelakunya.

Puluhan Baliho Dirusak

Ketua DPRD Sukoharjo ini mengungkapkan ada puluhan baliho sosialisasi pasangan Etik-Agus rusak. Baliho itu tersebar di lima kecamatan meliputi Kartasura, Grogol, Baki, Nguter, dan Tawangsari. "Jumlahnya mencapai puluhan atau lebih dari 30 baliho," katanya.

Tukang Cukur di Kartasura Sukoharjo Jadi Klaster Baru Covid-19, Begini Ceritanya

Menurut Wawan, aksi perusakan baliho Etik-Agus menunjukkan sikap ketidakdewasaan dalam berpolitik. Apalagi selain dirusak, baliho sosialisasi pasangan Etik-Agus juga ditulisi dengan kata-kata kotor.

PDIP Sukoharjo berharap aparat kepolisian mampu mengusut dan menemukan pelaku perusakan baliho cabup-cawabup tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wawan juga meminta seluruh kader tenang menghadapi situasi ini. "Jangan terpancing atau terprovokasi apapun. Semua tetap tenang agar polisi bisa mengusutnya," pintanya.

Kecam Aksi Kekerasan di Mertodranan Solo, Tokoh Pasar Kliwon: Harusnya Tabayun Dulu!

PDIP meminta seluruh kader menahan diri dan tetap menjaga kondusivitas wilayah. Partai telah meminta kader untuk memantau dan mengawasi baliho pasangan Etik-Agus.

"Kita lawan siapa yang membuat rusak baliho dengan menyerahkan ke proses hukum," kata dia.

Berita Terbaru

Wali Kota Rudy Berharap Partisipasi Pemilih Pilkada Solo 2020 Capai 80%

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Solo 2020 pada Desember mendatang...

Gibran Geregetan Branding Pariwisata Solo Masih Kalah dari Jogja

Solopos.com, SOLO-Calon wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyatakan keprihatinannya dengan stagnasi sektor pariwisata Kota Bengawan beberapa...

Cawali Solo Bagyo Wahyono Menunggak Tagihan Rp25 juta, Ini Penjelasan PDAM

Solopos.com, SOLO--Calon Wali Kota (Cawali) Solo dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono dikabarkan menunggak tagihan PDAM hingga Rp25 juta. Nilai...

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...