Kasus Pencabulan Anak Disabilitas di Tanon Bukan yang Pertama di Sragen

Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) pernah menangani empat kasus pencabulan dengan korbannya adalah anak disablitas (keterbelakangan mental) di Sragen.

 Ilustrasi pencabulan.  (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pencabulan. (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Kasus kekerasan seksual pada anak berkebutuhan khusus yang masih di bawah umur di Kecamatan Tanon bukanlah yang pertama di Kabupaten Sragen. Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) pernah menangani empat kasus kekerasan seksual terhadap anak berkebutuhan khusus di bawah umur di Sragen sejak 2008 sampai 2021 tahun terakhir.

Empat kasus itu berhasil dituntaskan proses hukumnya. Pelaku pencabulan telah mendapat hukuman.

PromosiJatuh Bangun Samsung, Dari Toko Mi Berubah Jadi Raksasa Elektronik

Koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS), Sugiarsi, menjelaskan empat korban kekerasan seksual yang pernah mereka tangani semuanya menyandang keterbelakangan mental. Kasus tersebut ada di Kecamatan Miri, Ngrampal, Masaran, dan Sambirejo.

Baca Juga: Bocah di Tanon Sragen Jadi Korban Pemerkosaan, Begini Ceritanya

“Ngrampal pelakunya dua, masuk [penjara] semua. Di Miri pelakunya dua, juga masuk semua. Di Sambirejo pelakunya gantung diri,” jelasnya.

Sugiarsi memaparkan satu dari empat korban yang pernah ditangani hamil, yakni korban asal Masaran.”Memang agak sulit proses litigasinya karena korban sulit berkomunikasi yang jelas tapi akhirnya tuntas juga kok,” paparnya.

Menurut dia, kejahatan seksual dengan korban disabilitas bisa ditangani secara tuntas. Tuntas tidaknya kasus tergantung komitmen polisi. Namun, semua kasus yang pernah ditangani APPS tuntas berkat komitmen Polres Sragen.

Baca Juga: Kasus Pemerkosaan Bocah di Tanon Sragen Tak Sampai ke Polisi

Sebelumnya diberitakan seorang bocah di bawah umur dengan keterbatasan mental jadi korban pemerkosaan. Anak pertama dari dua bersaudara tersebut telah hamil dua bulan. Belum diketahui siapa pemerkosa anak dari pasangan suami istri yang bekerja sebagai buruh ini.

Pemerintah desa bersama warga setempat telah melakukan mediasi dengan mempertemukan dua terduga pelaku, Jumat (21/1/2022). Kasus pemerkosaan itu tidak dilaporkan ke polisi karena keluarga korban takut.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini (20/5/2022): Potensi Hujan Sore-Malam

Prakiraan cuaca Boyolali hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa  disimak secara lengkap dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Klaten Hari Jumat Ini: Siang Panas, Sore Hujan Deras

Prakiraan cuaca Klaten hari ini Jumat 20 Mei 2022 disajikan secara lengkap dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat (20/5/2022): Sore Waspada Hujan Lebat

Berikut ini bisa disimak prakiraan cuaca Solo hari ini Jumat 20 Mei 2022.

Jadi Tumpuan Pemulihan Ekonomi, UMKM Masih Saja Sulit Akses Kredit Bank

Para pembicara dalam KUR Fintech Festival 2022 di Solo Technopark kompak mengatakan UMKM saat ini masih sulit mendapat akses kredit bank untuk penguatan modal.

Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Ini (20/5/2022): Pagi Berawan, Siang Mulai Hujan

Informasi prakiraan cuaca Wonogiri hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa disimak secara lengkap dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Siang Hujan Ringan, Sore Lebat

Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca Karanganyar hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa disimak dalam artikel ini.

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 20 Mei 2022: Awas Hujan Lebat Sore Hari

Informasi lengkap mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini Jumat 20 Mei 2022 bisa disimak dalam artikel ini.

Belum Ada Kasus, Lurah Di Solo Minta Warga Tetap Waspada Hepatitis Akut

Sejumlah lurah di Kecamatan Laweyan, Solo, mengimbau para ketua RT dan RW agar tetap mewaspadai penularan hepatitis akut meski belum ada kasus sejauh ini.

Punya Seribuan Hewan Kurban, Begini Langkah Lazismu Solo Antisipasi PMK

Lazismu Solo yang memiliki seribuan hewan kurban sapi dan kambing telah mengambil langkah antisipasi agar hewan kurban tersebut tidak terkena wabah PMK.

Banyak Pertanyaan Soal Pendaftaran PKL CFD, Ini Jawaban Disdag Solo

Dinas Perdagangan (Disdag) Solo mendapatkan banyak pertanyaan dari para PKL yang ingin berjualan di area car free day atau CFD pada Minggu pagi.

Meriah! Pelaksanaan Karya Potensi Akademik di Disdikbud Wonogiri

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri menggelar Gelar Karya Potensi Akademik di area parkir indoor gedung B Disdikbud Wonogiri, Kamis (19/5/2022).

Kisah Calo Tiket Bioskop Era 1980-An di Solo: Film India Paling Ramai

Seorang warga Purbowardayan, Tegalharjo, Jebres, Solo, menceritakan saat dirinya menjadi calon tiket Bioskop Rama Theatre pada era 1980-an.

Mahasiswa Akper Patria Husada Surakarta KKN di Jotangan Klaten

Sebanyak 16 mahasiswa Akademi Keperawatan (Akper) Patria Husada Surakarta mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Klaten, sejak Rabu (11/5/2022).

Sukoharjo Targetkan Cetak 1.000 Petani Milenial Tahun Ini

Petani milenial tidak harus turun ke sawah tetapi memiliki ide dan inovasi untuk mengembangkan wilayahnya masing-masing.

Ini Bakpia Bayat Klaten yang Dipasarkan hingga Luar Jawa, Pernah Coba?

Di Dusun Winong, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, terdapat rumah produksi bakpia yang sudah merambah sampai luar Jawa.

Heboh Badarawuhi Di Film KKN Desa Penari, Di Solo Juga Ada Ular Mistis

Seperti kisah Badarawuhi, lelembut berwujud asli ular di film KKN Di Desa Penari, di Solo juga ada cerita rakyat mengenai kemunculan ular mistis di beberapa kesempatan.