Kasus Pembantaian Rusa Lawu Karanganyar Ditangani Polisi Jawa Timur

 Sukarelawan Cetho Karanganyar menemukan bangkai dan kepala rusa yang dibantai pemburu tak bertanggung jawab di jalur pendakian Gunung Lawu via Cetho, Gupakan Menjangan, Kamis (8/6/2017). (Istimewa/Sukarelawan Cetho Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Sukarelawan Cetho Karanganyar menemukan bangkai dan kepala rusa yang dibantai pemburu tak bertanggung jawab di jalur pendakian Gunung Lawu via Cetho, Gupakan Menjangan, Kamis (8/6/2017). (Istimewa/Sukarelawan Cetho Karanganyar)

Kasus pembantaian rusa di hutan Gunung Lawu, Karanganyar, ditangani kepolisian Jawa Timur.

Solopos.com, KARANGANYAR — Kasus perburuan dan pembantaian delapan ekor kijang atau rusa di hutan Gunung Lawu ditangani kepolisian Jawa Timur.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan hal itu saat diwawancarai Solopos.com via telepon, Minggu (11/6/2017). Orang nomor satu di Polres Karanganyar itu menyampaikan tentang perkembangan kasus dugaan perburuan liar hewan yang dilindungi di kawasan puncak Gunung Lawu.

Hasil pemetaan koordinat penemuan tujuh kerangka, dua kepala, lima kulit, dan empat jerohan berada di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Lokasi penemuan satu kepala dan kulit berada di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

“Hasil koordinasi Polres Karanganyar dengan Polsek Sine dan Polres Ngawi, Polres Ngawi sudah berkoordinasi dengan Polres Magetan. Kasus itu akan ditangani BKSDA Jatim dan jajaran kepolisian di Jatim,” kata Kapolres saat dihubungi Solopos.com, Minggu (11/6/2017).

Tetapi, mantan Kasatlantas Polresta Solo menyatakan siap dan bersedia membantu apabila jajaran kepolisian Jatim membutuhkan bantuan mengungkap kasus itu. “Polres Karanganyar siap membantu jika diperlukan terkait upaya penyelidikan maupun penyidikan untuk mengungkap kasus tersebut,” ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Polres Karanganyar, Polsek Jenawi, Perhutani Jateng dan Jatim, Koramil, BKSDA Jateng dan Jatim, serta Sukarelawan Cetho mendaki Gunung Lawu untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan tulang, kulit, kepala, dan jerohan rusa.

Pendakian dilakukan pada Sabtu (10/6/2017) pukul 07.00 WIB. Mereka mendaki melalui jalur pendakian Cetho.

Tim gabungan tiba di lokasi penemuan pada pukul 14.00 WIB. Mereka melakukan olah TKP di Gupakan Menjangan. Olah TKP dilaksanakan selama 45 menit. BKSDA Jatim membawa sejumlah contoh bangkai kijang untuk diperiksa di laboratorium di Surabaya.

Pengecekan laboratorium untuk memastikan jenis binatang. Tim turun dan sampai di Candi Cetho pukul 20.00 WIB.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kemiskinan Kulonprogo Tembus 18,1 Persen, DPRD Minta Ada Evaluasi

Tingginya angka kemiskinan di Kulonprogo menjadi sorotan DPRD setempat. Legislatif ingin ada Pemkab mengevaluasi program pengentasan kemiskinan.

Dewan Pers Minta MK Tolak Uji Materi UU Pers

Dewan Pers berhadap Mahkamah Konstitusi (MK) menolak judical review atau uji materi Undang-undang No.40/1999 tentang Pers.

Head to Head Pemain Indonesia vs Denmark: Ginting Seri, Minions Unggul

Indonesia dan Denmark sudah merilis susunan pemain yang akan bertanding di babak semifinal Piala Thomas 2021.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Unggul Telak! Ini Head to Head Indonesia vs Denmark di Piala Thomas

Indonesia akan menghadapi Denmark di babak semifinal Piala Thomas 2021. Tim Indonesia ternyata superior terhadap Tim Denmark di ajang Piala Thomas.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.

Prediksi Skor & Line Up Watford vs Liverpool, Menang Besar The Reds?

Liverpool akan mendapat tantangan dari Watford pada pekan kedelapan Liga Premier Inggris.

Kronologi Versi MTs Harapan Baru Ciamis, Berawal dari Siswa Terpeleset

Pihak MTs Harapan Baru Ciamis menyebut kronologi 11 siswa tenggelam berawal dari siswa terpeselet dan temannya mencoba membantu saat berada di tepi Sungai Cileueur.

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.

Soal Aksi Suporter PSS Sleman, BCS: Nyuwun Ngapunten Sedulur Solo!

Jajaran Polresta Solo membubarkan ratusan orang yang diduga pendukung PSS Sleman di beberapa akses masuk Kota Solo

Buatan Tangan Full, Segini Harga Kerajinan Kulit Warga Taman Madiun

Harga kerajinan tangan Hendro Suwignyo dibanderol agak tinggi karena 100% buatan tangan.

Olala... Nenek Ini Shock Berat Kejatuhan Meteorit di Tempat Tidurnya

Batu tersebut tidak mengenai tubuh tapi tetap saja banyak berserakan puing-puing di wajah dan tubuh si nenek akibat hantaman or tak diundang tersebut.

Giliran Anak, KPK Tangkap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK menangkap anak mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, yakni Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, dalam operasi tangkap tangan (OTT) Jumat, 15 Oktober 2021 malam.

Istimewa, Kerajinan Kulit Warga Madiun Ini Tembus Jepang Hingga Kanada

Seorang warga Madiun berhasil membuat kerajinan kulit handmade yang mampu menembus pasar luar negeri.