Kasus Pelecehan Disetop, Akankah Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka?

Setelah kasus dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J disetop, akankah istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi berpotensi jadi tersangka?

 Kemunculan perdana istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (kanan), setelah kematian Brigadir J. (Twitter)

SOLOPOS.COM - Kemunculan perdana istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (kanan), setelah kematian Brigadir J. (Twitter)

Solopos.com, SOLO — Apakah Putri Candrawathi berpotensi menjadi tersangka setelah Bareskrim Polri menghentikan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo itu?

Seperti diketahui, Direktur Pidana Umum (Dirpidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian menghentikan penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo oleh mendiang Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

“Berdasarkan gelar perkara tadi sore diputuskan penyelidikan dua laporan itu dihentikan karena tidak ditemukan peristiwa pidana,” ungkap dia, seperti diulas Solopos.com sebelumnya.

Bukan hanya itu saja, Bareskrim juga menyetop kasus percobaan pembunuhan terhadap Bharada E oleh Brigadir J. Hal ini membuat muncul pertanyaan apakah istri Ferdy Sambo bisa terancam pidana dan menjadi tersangka?

Baca Juga: Mahfud MD: Ferdy Sambo Sempat Nangis Depan Kompolnas & Mengaku Dizalimi

Penghentian pengusutan laporan itu mengisyaratkan tudingan pelecehan seksual tersebut bagian dari rekayasa kasus yang melibatkan Putri Candrawathi.

Indikasi keterlibatan Putri Candrawathi dalam rekayasa kasus kematian Brigadir J dibongkar pengacara Deolipa Yumara saat masih menjadi penasihat hukum Bharada E.

Baca Juga: Deolipa Dipecat Jadi Pengacara Bharada E, Apa Alasannya?

Deolipa Yumara membongkar curahan hati Bharada E. Setelah Brigadir J tewas ia dijanjikan bakal diberi uang Rp1 miliar serta kasus penembakan yang dilakukannya dihentikan alias SP3.

“Kalau sudah beres. Ada duit dolar Rp1 miliar, gopek, gopek. Rp1 miliar, Rp5 juta, Rp5 juta. Tapi itu kan dijanjikan. Dikasih kalau sudah aman. Sudah SP3 dari perkara bela paksa, udah aman satu bulan kemudian aman dan SP3. Ini sudah skenario lengkap. Ini dipegang, ini dipegang, ini dipegang,” imbuhnya menirukan kesaksian Bharada E.

Baca Juga: Jadi Kadiv Propam Gantikan Sambo, Syahar Diantono Ternyata Asli Blora

Kata Polisi soal Peluang Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka

Dengan adanya kejadian tersebut, membuat pengacara kondang Hotman Paris Hutapea juga mempertanyakan apakah istri Ferdy Sambo bisa menjadi tersangka?

“Kalau ternyata pelecehan seksual yang diadukan si nyonya adalah rekayasa, apakah terbuka kemungkinan si nyonya [istri Ferdy Sambo] jadi tersangka dalam peristiwa penembakan tersebut karena dia ada lokasi pada saat itu?” tanya Hotman dalam acara Hotrom di Metro TV, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Ferdy Sambo, Sang Jenderal Bintang 2 Termuda yang Terancam Hukuman Mati

Menjawab hal tersebut, Kadiv Humas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, apabila hal tersebut ada unsur pidana, akan dilimpahkan kepada Bareskrim Polri.

“Betul Bang Hotman, untuk kerja di Timsus ini ada dua, satu Itsus yang mendalami kasus tersebut termasuk tentang motif. Dari Itsus tesebut Apabila ada unsur pidananya akan dilimpahkan ke Bareskrim. Bareskrim lah nanti yang akan melakukan penyidikan terkait fakta-fakta hukum yang ditemukan dalam TKP maupun pemeriksaan para saksi dan pembuktian ilmiah yang didapat Timsus,” jawab Dedi.

Baca Juga: 31 Polisi Terlibat Kasus Brigadir J, Setinggi Apa Pangkat Ferdy Sambo?

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto menyebut ada lima orang di TKP saat peristiwa di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga pada Jumat (8/7/2022), termasuk Putri Candrawathi.

“Pada pelaksanaan olah TKP berusaha mencari sidik jari dan DNA di seluruh lokasi yang menjadi aktivitas orang-orang yang ditemukan pertama kali saat kejadian. Ada lima orang, Bu Putri, Pak Sambo, Kuat, Ricky, ada Richard serta korban Yoshua. Ini jadikan pijakan awal untuk melakukan penyidikan,” terang Agus pada konferensi pers, Selasa (9/8/2022).

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      7 Oktober Ditetapkan Jadi Hari Bakti Pendamping Desa

      7 Oktober merupakan momentum kali pertama para pendamping desa diterjunkan untuk membantu pembangunan Indonesia dari desa atau pinggiran.

      Video Tragedi Kanjuruhan Dihapus Polisi, LPSK: Tidak Profesional

      Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu menyatakan penghapusan video sebagai barang bukti tragedi Kanjuruhan, dinilai LPSK sebagai perbuatan yang berlebihan.

      Agar Warga Tertarik, Pemerintah Perlu Beri Diskon Pembelian Kendaraan Listrik

      Biaya manufaktur, supply chain, hingga pembelian unit jadi kendaraan listrik berperan besar dalam mempecepat elektrifikasi sektor transportasi.

      BMKG: Puncak Musim Penghujan pada Desember 2022 hingga Januari 2023

      Sebagian besar wilayah di Indonesia akan memasuki puncak musim penghujan pada Desember 2022 hingga Januari 2023.

      Polri: 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Kena Pasal Berbeda

      Keenam tersangka tragedi Kanjuruhan dikenakan pasal berbeda sesuai peran masing-masing.

      Anies Kunjungan ke Kantor DPP Partai Demokrat Seusai Deklarasi Capres

      Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjungan ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2022).

      CEO Freeport McMoran Ingin Tambah Jumlah Karyawan Asli Papua

      Chairman of the Board and CEO Freeport McMoRan (FCX) Richard C. Adkerson mengatakan sebagian besar karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) telah didominasi oleh orang Papua asli sejak 1996.

      Bos Freeport McMoRan Janjikan Bangun Smelter di Papua

      Chairman of the Board and CEO Freeport McMoRan (FCX) Richard C. Adkerson mengatakan pihaknya tengah mencari peluang untuk ikut mengembangkan pabrik pemurnian dan pengolahan mineral logam atau smelter di Papua. 

      Bea Cukai Tak Temukan Beras Impor Ilegal di Jambi

      Bea Cukai tidak menemukan beras impor ilegal. Justru menemukan barang selundupan pupuk dan produk kacang-kacangan.

      Kementerian Luar Negeri Pastikan Tidak Ada WNI Korban Penambakan di Thailand

      Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban penembakan massal di Thailand

      OPEC+ Pangkas Target Produksi, Harga Minyak Melojak

      Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Kamis (6/10/2022) hingga mencatat kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut. Pemicunya, Organization of the Petroleum Exporting Countries Plus (OPEC+) setuju memangkas target produksi sebesar 2 juta barel per hari.

      Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan Punya Kesalahan Berbeda

      Tiga tersangka tragedi Kanjuruhan dijerat dengan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 dan/atau Pasal 103 ayat (1) juncto Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

      Kader PPP Jakarta Dukung Ganjar Pranowo Maju ke Pilpres 2024

      Alasan dukungan karena Ganjar dianggap bagian dari keluarga PPP, yakni jika dilihat kakek-neneknya pernah menjabat sebagai Ketua DPC PPP dan anggota dewan dari PPP.

      Total Ada 11 Tembakan Gas Air Mata, Tujuh ke Arah Tribune Stadion Kanjuruhan

      Kekacauan yang melibatkan ribuan suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan itu berujung tewasnya 131 penonton.

      Ketua DPR: Rusia Ingin Garap Proyek Kereta Api di IKN Nusantara

      Indonesia saat ini masih menunggu soal kelanjutan dari tawaran Presiden Putin untuk mengembangkan transportasi kereta api di IKN Nusantara.

      Katarak Penyebab Tertinggi Kebutaan di Indonesia

      Hasil survei RAAB tahun 2014-2015, di Indonesia ada 15 provinsi menunjukkan angka kebutaan lebih dari tiga persen dengan penyebab kebutaan tertinggi adalah katarak.