KASUS NOVEL BASWEDAN : Bareskrim Absen, Sidang Praperadilan Novel Ditunda

KASUS NOVEL BASWEDAN : Bareskrim Absen, Sidang Praperadilan Novel Ditunda

SOLOPOS.COM - Foto capture video, Penyidik KPK Novel Baswedan (tengah) dikawal petugas seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/5/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Capture video/Antonio Tarigan)

Kasus Novel Baswedan diuji di praperadilan. Namun, pihak Bareskrim Polri sebagai termohon tak hadir.

Solopos.com, JAKARTA -- Sidang perdana gugatan praperadilan penyidik senior KPK Novel Baswedan yang rencananya digelar Senin (25/5/2015) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akhirnya ditunda. Pasalnya, pihak Bareskrim Polri sebagai termohon tidak menghadiri sidang.

Karena itu, hakim praperadilan Amat Khusairi mengusulkan untuk menggelar kembali sidang praperadilan Novel Baswedan pada Senin (1/6/2015) mendatang. Agendanya masih sama, yaitu sidang pembacaan permohonan praperadilan dari Novel Baswedan.

"Ini tadi sudah dipanggil, belum hadir sampai hari ini. Panggil lagi termohon sekaligus, satu minggu ya," tutur hakim Khusairi di PN Jakarta Selatan, Senin.

Penasihat hukum Novel Baswedan, Muji Kartika Rahayu, menolak usulan dari hakim Khusairi yang meminta sidang praperadilan untuk ditunda untuk satu pekan ke depan. Muji meminta sidang praperadilan Novel ditunda tiga hari sekaligus melakukan beberapa perbaikan materi gugatan.
?
?"Berkaitan dengan kehadiran termohon, menurut kami pemanggilan ulang tiga hari seperti pada umumnya," kata Muji.

?Gugatan praperadilan diajukan Novel Baswedan karena Bareskrim Polri yang dinilai sewenang-wenang melakukan penahanan dan penangkapan. Novel diduga terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pencuri sarang burung walet pada 2004 lalu.

Novel Baswedan menilai penangkapan dan penahanan dirinya menyalahi prosedur yang ada. Tidak hanya itu, Novel juga mempraperadilankan Bareskrim Polri untuk ke dua kalinya atas penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan Bareskrim Polri di kediamannya yang berada di Kepala Gading, Jakarta Utara.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemkot Jogja Ingatkan Warganya Tidak Lakukan Takbir Keliling

Pemkot Jogja melarang warganya menggelar takbir keliling. Takbir hanya boleh dilaksanakan di masjid di wilayah masing-masing.

Lebaran 2021: Jumlah Pemudik ke Sukoharjo Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Jumlah perantau yang mudik ke Sukoharjo pada Lebaran kali ini lebih sedikit daripada tahun 2020.

Jelang Lebaran, Satpol PP Klaten Garuk 3 Pasangan Tak Resmi di Hotel Melati

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian timur, total hotel yang disasar mencapai empat sampai lima hotel.

ABG Sopir VW Kuning Penabrak Polisi di Pos Penyekatan Klaten Mediasi dengan Korban, Hasilnya?

ABGpenabrak polisi di pos penyekatan pemudik di Klaten dengan mobil VW kuning telah menjalani mediasi dengan korban.

Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Inilah lima penyakit yang rentan muncul pasca Lebaran karena konsumsi makanan yang tak terkontrol saat Hari Raya Idulfitri.

Libur Lebaran 2021, Ini Jasa Pengiriman yang Tetap Beroperasi

Meski masa libur lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman barang diantaranya Pos Indonesia dan JNE tetap beroperasi.

Mercedes Benz Siapkan Van Listrik EQT Concept

Mercedes-Benz memperkenalkan van listrik untuk keluarga meskipun masih dalam bentuk konsep.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?

Geger Warga India Positif Covid-19, Kantor Imigrasi Pastikan Tidak Ada Penambahan WNA di Soloraya

137 Orang WNA India berada di kawasan Soloraya, rata-rata mereka bekerja sebagai ahli di bidang tertentu misalnya garmen.

Polres Bantul Masih Kesulitan Melacak Keberadaan R Terkait Kasus Satai Beracun

Polres Bantul belum mampu mengungkap keberadaan R terkait kasus satai beracun. Polisi kesulitan melacak karena handphone R mati.

Hamil di Luar Nikah, Pelajar SMK Magelang Gugurkan Janin 8 Bulan

Pelajar SMK nekat melakukan aborsi pada janin 8 bulan yang ia kandung. Warga menemukan janin yang ia kubur dan melaporkannya ke polisi.

Daging Busuk Kedapatan Dijual di Pasar Tradisional Magelang

Tim Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, menemukan daging busuk dijual di pasar saat sidak pasar daging di beberapa pasar tradisional.