Kasus Korupsi Eks Wali Kota Jogja: KPK Geledah Plaza Summarecon Jakarta

KPK menggeledah Plaza Summarecon di Jakarta Timur terkait kasus korupsi pembangunan apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta yang menjerat eks Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti.

 Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara)

SOLOPOS.COM - Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Plaza Summarecon di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Penggeledahan tersebut terkait kasus korupsi pembangunan apartemen Royal Kedhaton di Yogyakarta. Kasus korupsi tersebut menjerat VP Real Estate PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), Oon Nushihono, dan eks Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti (HS).

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Tim penyidik selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di wilayah Jakarta Timur yaitu Plaza Summarecon,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin (8/8/2022).

Hasilnya, penyidik menemukan alat bukti berupa dokuman yang diduga terkait kasus korupsi perizinan pembangunan apartemen di Jogja.

“Di lokasi tersebut selanjutnya ditemukan dan diamankan antara lain berbagai dokumen hingga alat elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara,” imbuh Ali.

Baca Juga : KPK Tetapkan Mantan Wali Kota Jogja sebagai Tersangka Kasus Suap

KPK akan segera menyita dan menganalisis alat bukti itu untuk melengkapi berkas perkara kasus korupsi yang melibatkan mantan Wali Kota Yogyakarta.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan petinggi PT Summarecon Agung Tbk, Oon Nushino (ON) sebagai tersangka kasus korupsi izin pembangunan apartemen Royal Kedhaton di Yogyakarta.

Tersangka Korporasi

Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama eks Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (HS), Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkot Yogyakarta, Nurwidhihartana (NWH). Selain itu, sekretaris pribadi merangkap ajudan Haryadi Suyuti, Triyanto Budi Yuwono (TBY).

KPK menjerat Oon Nushino melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20/2001.

Baca Juga : Mantan Wali Kota Jogja Ditangkap KPK dalam Kasus Suap Izin Apartemen

Sementara itu, mantan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti, Triyanto, dan Nurwidiahartana sebagai penerima dijerat menggunakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU No.31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No.20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Lebih lanjut, lembaga antirasuah itu menjelaskan tak segan menetapkan Summarecon sebagai tersangka korporasi apabila menemukan bukti-bukti yang cukup.

“Bila kemudian memang ditemukan adanya cukup bukti keterlibatan pihak lain, siapapun itu termasuk korporasi maka akan kami tindak lanjuti,” kata Ali Fikri beberapa waktu lalu.

Ali menambahkan penyidik akan menelisik dugaan kesepakatan Dewan Direksi PT Summarecon Agung Tbk dalam menyiapkan uang guna memperlancar pengusulan penerbitan izin pembangunan Apartemen Royal Kedhaton kepada Pemkot Yogyakarta.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Geledah Plaza Summarecon, KPK Temukan Bukti Suap Perizinan Apartemen

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Konversi Plastik jadi BBM, Wong Sukoharjo Selesaikan 2 Masalah dengan 1 Solusi

      Konversi Plastik jadi BBM, Wong Sukoharjo Selesaikan 2 Masalah dengan 1 Solusi

      Keberhasilan Purwanto, 40, warga Mojolaban, Sukoharjo, dalam mengolah sampah plastik menjadi BBM tak hanya menhadirkan solusi atas masalah pencemaran lingkungan tetapi juga turut meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar ini.

      Berita Terkini

      Erick Thohir Pamer Utang BUMN Sehat Meski Tembus Rp1.500 Triliun

      Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan jumlah utang BUMN cukup sehat meski menembus Rp1.500 triliun jika dibandingkan dengan investasinya, karena utang BUMN hanya berkisar 35% jumlah utang terhadap ekuitas.

      Polisi Tersangkut Kasus Brigadir J, Kombes Murbani Budi Disanksi Demosi 1 Tahun

      Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi demosi selama setahun kepada Kombes Pol Murbani Budi Pitono.

      Pendapatan Negara Rp1.764,4 Triliun, Jokowi Berterima Kasih ke Pembayar Pajak!

      Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para pembayar pajak yang sudah berkontribusi dalam memperkuat ekonomi Indonesia. 

      KY Pertimbangkan Safe House hingga Pemindahan Lokasi Sidang Ferdy Sambo

      Komisi Yudisial akan memantau persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.

      Febri Diansyah Pastikan Dampingi Putri Candrawathi ke Bareskrim Polri

      Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J, Putri Candrawathi (PC) akan mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) untuk lapor diri dengan dipastikan didampingi kuasa hukumnya, Febri Diansyah.

      7 Juta Pekerja Telah Terima BSU Rp600.000, Kapan 7,5 juta Sisanya?

      Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaporkan sebanyak 7.077.550 telah menerima bantuan subsidi upah (BSU) Rp600.000 tahap I-III. Lalu kapan 7,5 juta sisanya?

      Malaysia Tak Wajibkan Penumpang Pesawat Pakai Masker

      Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengeluarkan kebijakan baru yakni tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.

      Otoritas Hong Kong Klaim Temukan Kandungan Etilen Oksida di Mi Instan Indonesia

      Otoritas pangan Hong Kong melaporkan jika mereka menemukan kandungan berbahaya yang ada di Mie Goreng Sedaap Korean Spicy Chicken Flavour.

      Alasan Febri Diansyah Membela Putri Sambo: Tegakkan Keadilan

      Alasan Febri Diansyah membela Putri Sambo karena ingin hukum ditegakkan secara adil.

      Objektif dan Adil, Alasan Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi

      Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyampaikan alasan menjadi pengacara atau penasihat hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

      Dokter: Minum Tiga Cangkir Kopi Sehari Tingkatkan Kesehatan Jantung

      Yamin menganjurkan untuk meminum kopi dengan sedikit gula atau bahkan tanpa gula agar manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh.

      Presiden Jokowi: Bu Menkeu Dieman-Eman APBN Kita

      Presiden Jokowi menyatakan mengeluarkan anggaran APBN harus produktif dan harus memunculkan return yang jelas.

      Memeras dengan Mengaku Wartawan, Eks Kades Diringkus Polisi

      Tersangka yang mengaku wartawan tersebut adalah eks kades berinisial SE, 40, warga Desa Turan Baru, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong.

      Dihukum Demosi 4 Tahun Kasus Sambo, AKBP Raindra Melawan

      AKBP Raindra Ramadhan Syah adalah satu dari puluhan polisi yang tersangkut kasus Ferdy Sambo.

      Vaksin Meningitis Langka, DPR Minta Pemerintah Tak Lempar Tanggung Jawab

      Sulitnya mendapatkan vaksin meningitis di banyak tempat bisa berdampak langsung pada keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.