KASUS KERACUNAN : Gara-gara Getuk 53 Orang Dirawat di RS

KASUS KERACUNAN : Gara-gara Getuk 53 Orang Dirawat di RS

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/dokumen)

Kasus keracunan terjadi di Bogor. Puluhan orang dilarikan ke rumah sakit setelah makan getuk.

Solopos.com, JAKARTA-Sebanyak 53 orang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Paru Goenawan Partowidigdo (RSPG), Cisarua, Bogor, karena mengalami keracunan makanan. Diduga, para korban mengalami keracunan karena mengkomsumsi makanan ringan berupa getuk.

Kanit Reskrim Polsek Cisarua, AKP Dali Saputra mengatakan, korban keracunan berasal dari dua tempat berbeda. Sebanyak 32 orang, merupakan karyawan RS Goenawan Partowidigdo, sedangkan 21 orang lainnya merupakan tamu hotel Royal Safari Garden, Puncak. Artinya, keracunan terjadi di dua lokasi yang berbeda. Namun menurutnya, penyebab keracunan diduga berasal dari makanan yang sama, yakni getuk.

Berdasarkan informasi, puluhan karyawan RS Paru Goenawan Partowidigo mengalami keracunan setelah mengkomsumsi makanan ringan berupa getuk (penganan berbahan singkong) yang disediakan pihak rumah sakit pada Jumat (15/5/2015) pagi. Makanan tersebut, berasal dari katering yang dipesan oleh pihak rumah sakit.

"Makanan yang menyebabkan tamu hotel keracunan, juga diduga dari makanan yang sama (getuk). Sebab, mereka (tamu hotel) juga mengalami keracunan setelah mengkomsumsi getuk. Diduga, cateringnya juga sama," kata AKP Dali, seperti dilansir detikcom, Sabtu (16/5/2015).

"Kalau karyawan RSPG komsumsi getuk-nya pagi hari, tapi kalau tamu hotel, makan (getuk)nya sore," tambahnya.

Dari keterangan beberapa saksi, ada tiga macam warna getuk yang dikomsumsi oleh korban keracunan baik dari karyawan RS Paru Goenawan Partowidigdo, maupun korban keracunan yang berasal dari tamu hotel Royal, yakni getuk warna kuning, coklat, dan hijau.

"Tapi diduga (getuk) yang ada racunnya, getuk yang berwarna hijau. Karena hanya yang memakan getuk warna hijau saja yang mengalami keracunan," katanya.

Hingga Saat ini, puluhan korban keracunan masih menjalani perawatan medis di RS Paru Goenawan Partowidigdo. Sementara pihak kepolisian, masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Selain memintai keterangan beberapa orang saksi, pihak kepolisian juga sudah mengamankan sampel makanan yang dikomsumsi para korban untuk diuji di laboratorium.

"Sementara ini, diduga penyebab keracunan adalah zat pewarna yang ada di makanan itu (getuk)," kata AKP Dali.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ganjar Perkirakan Kasus Covid-19 di Jateng Bakal Naik Seusai Lebaran

Seluruh kepala daerah tidak boleh lengah, meski pun kasus Covid-19 di Jateng tengah mengalami tren menurun.

Memoles Perhiasan Lama Terlihat Gilap Seperti Baru, Catat Tipsnya!

Memoles Perhiasan Lama Tampak Gilap Seperti Baru

Keracunan Massal Karangpandan: 29 Orang Masih Dirawat Di RS Dan Puskesmas

Sebanyak 29 orang dari total 55 korban keracunan massal Puntukringin, Gerdu, Karangpandan, Karanganyar, masih dirawat di RS dan puskesmas

Wisatawan Luar Daerah Boleh Piknik ke Objek Wisata Klaten Saat Lebaran 2021

Pemkab Klaten tidak membatasi daerah asal pengunjung yang ingin datang ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bersinar saat Lebaran 2021.

Pemudik Ini Tiba-Tiba Kesurupan saat Dihentikan Petugas di Pos Penyekatan

Dalam video itu terlihat seseorang yang memakai ikat batik berteriak sambil melakukan gerakan tak biasa.

Mengenal Prepekan, Tradisi Berbelanja Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Dalam tradisi menjelang Lebaran di wilayah Sragen ada istilah yang dikenal dengan sebutan prepekan. Tradisi prepekan itu adalah tradisi orang Jawa berbelanja ke pasar untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

Plosorejo Karanganyar Sempat Masuk Zona Merah Covid-19, Ternyata Klaster Ini Penyebabnya

Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar, sempat masuk zona merah risiko Covid-19 karena ada satu klaster dengan 18 kasus positif.

Ini Kriteria Botol Air Minum Kemasan yang Aman dan Sehat

Sebagai pembeli kita harus jeli memperhatikan kualitas botol air minum kemasan.

Zona Merah dan Oranye Dilarang Gelar Salat Id Berjemaah, Ini 12 Daerah Zona Merah di Indonesia

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan setiap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, salat id, zakat, khutbah, dan iktikaf dilarang digelar di zona merah dan zona oranye.

Seorang TKW asal Bantul Meninggal di Taiwan, Disnakertrans Upayakan Pemulangan Jenazah

Disnakertrans Bantul berupaya memulangkan jenazah TKW yang meninggal di Taiwan.

2 Anak Terpapar Covid-19, Kasus Klaster Tarawih di Sambirejo Sragen Bertambah Menjadi 23 Orang

Dua orang anak di lingkungan klaster tarawih Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen, diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

Walah, 3 Perusahaan Di Klaten Ketahuan Bayar THR Berdasar Gaji Tahun Lalu

Tiga perusahaan di Klaten disurati Disperinaker lantaran membayar tunjangan hari raya atau THR karyawannya berdasarkan UMK tahun lalu.