Kategori: Solo

Kasus Covid-19 Soloraya Tembus 11.832, Solo Terbanyak Wonogiri Paling Kecil


Solopos.com/Cahyadi Kurniawan/Chelin Indra Sushmita

Solopos.com, SOLO – Kasus Covid-19 di Soloraya terus merangkak naik. Berdasarkan data terbaru sampai Selasa (1/12/2020), tercatat ada 11.832 kasus positif Covid-19 di tujuh wilayah di Soloraya.

Berdasarkan jumlah tersebut, Kota Solo menjadi penyumbang terbanyak dengan total 2.452 kasus. Adapun perinciannya sebanyak 952 pasien dirawat, 110 meninggal, dan 1.390 lainnya telah dinyatakan sembuh.

Boyolali menjadi wilayah kedua penyumbang kasus Covid-19  terbanyak di Soloraya. Adapun secara kumulatif tercatat ada 2.108 kasus Covid-19 di Boyolali. Perinciannya 1.435 orang sembuh, 605 masih dirawat, dan 68 sisanya meniggal.

Ganjar: Tidak Semua SMA/SMK di Jateng Gelar PTM Januari 2021

Kasus Covid-19 di Klaten juga patut diwaspadai. Saat ini tercatat secara keseluruhan ada 1.867 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bersinar. Dari jumlah tersebut sebanyak 72 pasien meninggal, 325 dirawat, dan 1.470 sembuh.

Sementara itu jumlah kasus positif Covid-19 di Sukoharjo menempati urutan keempat yang terbanyak di Soloraya. Totalnya ada 1.779 kasus dengan perincian 90 meninggal, 211 dirawat, dan 1.478 sembuh.

Sedangkan sampai hari ini Satgas Covid-19 Karanganyar mencatat ada 1.467 kasus orang terinfeksi virus corona. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.031 orang telah sembuh, 347 masih dirawat, dan 89 lainnya meninggal dunia.

Azan Seruan Jihad Viral, Habib Novel: Bertentangan dengan Ajaran Nabi Muhammad

Demikian pula dengan kasus positif Covid-19 di Sragen yang hari ini bertambah 60 orang sehingga totalnya ada 1.454 kasus. Perinciannya 1.019 pasien sembuh, 375 orang menjalani perawatan, dan 60 lainnya meninggal dunia.

Sementara itu Wonogiri menjadi wilayah penyumbang kasus terkecil untuk akumulasi Covid-19 di Soloraya. Sampai saat ini tercatat ada 705 kasus di Wonogiri dengan perincian 602 pasien sembuh, 69 dirawat, dan 34 meninggal.

Gunung Semeru Meletus, Lumajang Diguyur Hujan Abu dengan Ketebalan hingga 3 Cm

Mengingat pandemi belum berakhir dan belum ada obat untuk penyakit Covid-19, Satgas pusat dan masing-masing daerah senantiasa mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat berupa mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Disiplin menerapkan protokol kesehatan itulah yang menjadi kunci dan pertahanan awal untuk menekan persebaran Covid-19.

Share