Kasus Covid-19 Ponorogo Bertambah Lagi, Jadi 39 orang
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni. dalam acara penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) secara simbolis kepada penerima di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo, Rabu (6/5/2020). (Istimewa/Pemkab Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO -- Seorang warga Ponorogo yang bekerja di Surabaya dinyatakan positif Covid-19 saat pulang ke Ponorogo, Jawa Timur. Adanya pasien baru ini membuat kasus Covid-19 di Ponorogo totalnya menjadi 39.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengaku kecewa atas penambahan pasien positif tersebut. Hal ini karena penambahan pasien positif merupakan warga Ponorogo yang pulang dari Surabaya.

Satu pasien positif ini merupakan seorang perempuan yang berasal dari Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo. Perempuan berusia 25 tahun ini sehari-hari bekerja di Surabaya dan baru pulang ke Ponorogo tiga hari yang lalu.

Alhamdulillah, Pasien Covid-19 di Kota Madiun Tinggal Satu

"Pasien ini saat pulang ke Ponorogo mengeluh demam dan batuk kemudian berobat ke RSUD," kata Ipong, Jumat (26/6/2020).

Saat berobat di RSUD Ponorogo itu, pasien diketahui reaktif dalam rapid test. Pasien kemudian menjalani tes swab PCR dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Pulang Saat Sakit

Bupati menyayangkan kenapa pasien ini memilih pulang dalam kondisi sakit. Seharusnya pasien ini berobat dahulu di Surabaya hingga sembuh, baru kalau sudah sembuh bisa pulang.

Zona Hijau Covid-19, Jokowi Apresiasi Langkah Kota Madiun

Menurutnya, apa yang dilakukan pasien ini sangat berisiko dan menularkan ke orang lain. "Bisa saja menularkan orang yang dekat dengannya selama perjalanan. Juga keluarganya yang di rumah," jelas dia.

Kondisi tersebut bisa terjadi, kata Ipong, karena saat ini seluruh rumah sakit di kota besar penuh dengan pasien Covid-19. Bahkan beberapa rumah sakit terpaksa menutup pelayanan karena sudah overload.

"Hal ini bukan tidak mungkin terjadi di Ponorogo. Apabila kondisi di kota-kota besar tersebut tidak dapat dikendalikan. Sehingga orang-orang yang sakit di sana kembali ke daerah asal masing-masing. Apalagi jika ditambah dengan kurangnya kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan. Tentunya bukan hal seperti itu yang kita harapkan," jelas dia.

Gegara Hoaks Covid-19, Keluarga di Trenggalek Dikucilkan Warga

Selain ada tambahan pasien positif, pada Kamis (25/6/2020) juga ada penambahan pasien yang sembuh. Pasien sembuh adalah pasien nomor 24. Ia seorang laki-laki yang beralamat di Surodikraman, Kecamatan Ponorogo. Total ada 26 pasien positif yang sembuh. Sedangkan pasien yang masih menjalani isolasi ada 11 orang.

Sumber: madiunpos.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho