Kasus Covid-19 pada Ibu Hamil di Karanganyar Tinggi

Dari 5.356 ibu hamil di Karanganyar, sebanyak 263 di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Sementara angka kematian ibu hamil tahun ini meningkat dua kali lipat ketimbang sathu lalu.

 Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati. (Solopos.com/Syifa Tri Hastuti)

SOLOPOS.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati. (Solopos.com/Syifa Tri Hastuti)

Solopos.com, KARANGANYAR — Kasus Covid-19 di Karanganyar meningkat di dominasi oleh ibu hamil dan pelaku perjalanan. Di sisi lain, angka kematian ibu hami sepanjang 2021 ini juga tinggi, naik 100% lebih.

PromosiIndonesia-Singapura Mempersempit Ruang Gerak Koruptor dan Teroris

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes ) Karanganyar, Purwati, saat ditemui dalam acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Karanganyar Tahun 2021, Senin (6/12/2021). Rakerkesda tersebut bertema Membangun Karanganyar Sehat, Maju, dan Mandiri Tahun 2022.

“Menurut angka kumulatif dari Januari-November 2021, setelah dilakukan skrining, dari 5.356 ibu hamil sebanyak 263 di antaranya terkonfirmasi Covid-19. Dalam sepekan mengalami kenaikan karena sebelumnya merupakan OTG dan satu dua lainnya merupakan pelaku perjalanan,” kata Purwati.

Baca Juga: Sasar Emak-Emak, Relawan Ganjar Lantik Srikandi Pagar di Karanganyar

Begitu ada yang terkonfirmasi Covid-19, harus ditindak lanjuti dengan dengan 3T yaitu tracing, testing, dan treatment.

Lebih lanjut, Purwati juga mengatakan angka kematian ibu hamil di tahun 2021 cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2020 hanya 8 kasus [ibu hamil meninggal saat ini ada 19 kasus. Dari jumlah tersebut, 15 kasus ibu hamil yang meninggal di antaranya karena tekonfirmasi Covid-19, lalu preeklampsia dan pendarahan,” katanya.

Rakerkesda ini dihadiri oleh sejumlah instansi terkait di antaranya camat, kepala puskesmas, kepala organisasi profesi, perwakilan RS baik swasta maupun milik pemerintah, serta ormas. Dalam acara tersebut Dinkes merencanakan kegiatan di tahun 2022 menuju Karanganyar maju dan mandiri di bidang kesehatan.

Baca Juga: Peserta Karanganyar Tourism Great Sale Bertambah Jadi 197

“Yang kita lakukan yaitu mencari permasalahan-permasalahan prioritas, kemudian rencana aksi. Fokus kita masih ada di stunting dan penurunan angka kematian ibu hamil, karena meningkatnya kesehatan ditentukan oleh angka tersebut,” jelasnya.

Strategi yang dilakukan Dinas Kesehatan adalah dengan peningkatan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak dan Keluarga Berencana (KIA/KB), peningkatan gizi masyarakat, peningkatan mutu, kemudian peningkatan gerakan kesehatan masyarakat (germas).

“Kunci kesehatan itu sebenarnya ada di perilaku, bagaimana masyarakat berperilaku. Kayak DB itu kan juga perilaku, semuanya hampir perilaku untuk hidup sehat,” tutupnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.