Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah, Pasien Baru dari Juwiring
Ilustrasi penanganan virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, KLATEN — Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bertambah menjelang diberlakukannya new normal atau kenormalan baru di awal Juni 2020. Tambahan pasien baru positif Covid-19 di Klaten berasal dari Kecamatan Juwiring.

Dengan penambahan seorang pasien baru virus corona asal Kecamatan Juwiring, jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) di Klaten mencapai tujuh orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, seorang warga Juwiring yang dinyatakan sebagai pasien baru positif virus corona adalah S, 44. S yang diketahui seorang laki-laki itu diketahui seorang aparatur sipil negara (ASN) Kota Solo. S dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten.

Sebelum dinyatakan pasien positif Covid-19, S telah mengikuti rapid test massal di kantornya di Solo, 28 Mei 2020. Hasil rapid test tersebut reaktif. Selanjutnya, S menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kecamatan Juwiring sejak 28 Mei 2020.

S kemudian menjalani tes swab pada 29 Mei 2020 dan 30 Mei 2020. Hasil tes swab menyebutkan pria asal Juwiring Klaten itu positif Covid-19.

"Sebelum ada penambahan satu pasien Covid-19 ini [inisial S], di Kecamatan Juwiring sudah ada tiga orang positif. Satu di antaranya sudah sembuh. Hari ini, ada penambahan satu orang lagi sehingga jumlah pasien positif dari Kecamatan Juwiring tetap tiga orang. Semuanya dirawat di RSD Bagas Waras Klaten," kata Camat Juwiring, Herlambang Jaka Santoso, kepada Solopos.com, Senin (1/6/2020).

Herlambang Jaka Santoso mengatakan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan (Gusgas PP) Covid-19 Kecamatan Juwiring sudah berkoordinasi dengan Gusgas di tingkat desa dan RW guna menyikapi penambahan pasien positif Covid-19 di daerahnya.

Hal itu termasuk melakukan penyemprotan disinfektan dan imbauan kepada warga agar selalu menaati protokol pencegahan Covid-19.

Diduga Terpapar di Solo

"S dijemput petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten pagi ini. Warga tetap kondusif. Artinya tidak ada yang mengucilkan anggota keluarga S. S ini bukan dari klaster Gowa. Dimungkinkan yang bersangkutan terpapar virus corona saat berada di Solo," katanya.

Hal senada dijelaskan Kepala Dinkes Klaten sekaligus Jubir Gusgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo. S diduga terpapar virus corona di Kota Bengawan. "Kami telah melacak ke orang-orang yang pernah kontak fisik dengan S. Ke depan, kami akan lakukan rapid test," katanya.

Sebagaimana diketahui, jumlah pasien positif Covid-19 di Klaten hingga sekarang mencapai 23 orang. Dari jumlah tersebut, 16 orang telah sembuh, sedangkan tujuh orang masih dirawat di RS.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho