Kasus Brigadir J, Polri: Penahanan Putri Candrawathi Tunggu Hasil Tes Kesehatan

Babak baru penahanan Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

 Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Babak baru penahanan Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Polri akhirnya buka suara mengenai penahanan Putri Candrawathi. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengungkapkan bahwa saat ini tim penyidik fokus mengevaluasi kesahatan fisik maupun psikis istri Ferdy Sambo itu.

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

“Bahwa penyidik saat ini sedang fokus melakukan evaluasi terkait kesehatannya PC [Putri Candrawathi], baik dari fisik maupun psikisnya,” ujar Dedi di gedung Humas, Selasa (27/9/2022).

Namun, Dedi belum bisa memastikan terkait penahanan Putri Candrawathi. Dia menyampaikan menyerahkan keputusan tersebut ke penyidik.

“Saya tidak berani berandai-andai dulu. Nanti nunggu P-21. Selanjutnya ketika dari tim dokter sudah menyatakan kesehatan fisik dan psikis memenuhi syarat baru nanti penyidik akan mengambil langkah berikutnya,” ungkap Dedi.

Baca Juga : Isu Jet Pribadi Brigjen Hendra, Polri: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Melebar

Putri Candrawathi menjalani tes fisik dan psikis untuk mengetahui kondisi kesehatannya saat ini. Dedi mengatakan bahwa tes tersebut dilakukan langsung Bidang Kedokteran dan Kesahatan (Bidokkes) Polri.

“Tes dari Bidokkes Polri. Tapi, dari pihak pengacaranya apabila akan melakukan second opinion dipersilakan. Hasilnya pun akan diberikan kepada penyidik,” pungkas Dedi.

Sekadar informasi, istri mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, ini tidak ditahan seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada awal September.

Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan selama hampir 12 jam. Kuasa hukum keluarga, Arman Hanis, mengatakan bahwa Putri Candrawathi tidak ditahan.

“Terkait soal penahanan Ibu Putri, kami sudah mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan karena alasan-alasan sesuai Pasal 31 ayat (1) KUHAP itu. Kami boleh mengajukan permohonan itu dan kami mengajukan karena alasan kemanusiaan,” tutur Arman di Bareskrim Polri, Kamis (1/9/2022) dini hari.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Psikis dan Fisik Diperiksa, Putri Candrawathi Akan Ditahan?

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Wahyu Iman Santoso, Mantan Hakim PN Karanganyar yang Pimpin Sidang Sambo

      Wahyu Iman yang berusia 46 tahun kini menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

      Profil Wahyu Iman Santoso, Hakim Kasus Ferdy Sambo yang Dilaporkan ke KY

      Wahyu Iman yang berusia 46 tahun kini menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

      Ini Kronologi Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak

      Polisi menyampaikan kronologi kejadian tambang di Sawahlunto, Sumatera Barat yang meledak pada Jumat (9/12/2022) pukul 09.00 WIB.

      Keceplosan, Ferdy Sambo Mengaku Menembak Punggung Brigadir Yosua

      Momentum saat Sambo keceplosan ikut menembak Yosua itu terjadi ketika jaksa penuntut umum menunjukkan sejumlah barang bukti ke depan majelis hakim.

      Tambang di Sawahlunto Meledak, Ini Identitas 9 Orang yang Meninggal

      Polisi menyebut sembilan orang meninggal diduga akibat gas metan yang meledak di area tambang milik PT Nusa Alam Lestari (NAL), Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat (9/12/2022).

      Mengaku Cemburu, Suami Bunuh Istri Siri yang Hamil Lima Bulan

      Motif tindakan suami membunuh istri siri yang sedang hamil itu karena cemburu sang istri punya pria idaman lain (PIL).

      Kasus Jasad Mengering Kalideres Disetop, Polisi: Sekeluarga Meninggal Wajar

      Polisi menyebut tidak adanya indikasi bunuh diri maupun pembunuhan dalam kasus kematian empat orang satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat tersebut.

      Kematian Keluarga Kalideres, Polisi: Tidak Ada Indikasi Bunuh Diri & Pembunuhan

      Polisi menyebut tidak ada tindak pidana dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

      Hakim Wahyu Dilaporkan Kuat Ma'ruf, KY: Sidang Kasus Yosua Jalan Terus

      Pernyataan Kuat Ma'ruf bohong, buta dan tuli yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi nasional itu dinilai tendensius sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

      Pascateror Bom Bunuh Diri, Polsek Astanaanyar Banjir Karangan Bunga

      Sejumlah karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat mulai membanjiri halaman Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (9/12/2022).

      Hakim Wahyu Dilaporkan ke KY karena Sebut Kuat Ma'ruf Bohong, Buta dan Tuli

      Pernyataan Kuat Ma'ruf bohong, buta dan tuli yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah televisi nasional itu dinilai tendensius sehingga membentuk persepsi negatif di masyarakat.

      Kerja Cepat, 5.000 Personel Gabungan Bersihkan Puing-puing Dampak Gempa Cianjur

      Sebanyak 5.000 orang personel gabungan membantu membersihkan puing dan material rumah yang rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

      Wapres Ma'ruf Amin akan Berikan Ular-ular di Pernikahan Kaesang-Erina

      Wapres Ma'ruf Amin akan memberikan nasihat pernikahan atau ular-ular kepada kedua mempelai, Kaesang Pangarep-Erina Sofia Gudono.

      Jadi Saksi Pernikahan Kaesang-Erina, Menteri Basuki Berangkat ke Jogja Hari Ini

      Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, berangkat ke Yogyakarta pada Jumat (9/12/2022) pukul 14.00 WIB untuk melakukan persiapan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pada Sabtu (10/12/2022).

      Mendagri Resmikan Papua Barat Daya Menjadi Provinsi ke-38

      Provinsi Papua Barat Daya resmi menjadi provinsi ke-38 di Indonesia.

      Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut pada Anak Gugat Kemenkes & BPOM ke Pengadilan

      Para wakil korban gagal ginjal akut pada anak menggugat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan sejumlah industri farmasi.