Kasus Bong Mojo Solo Ternyata Sudah Penyidikan, Polisi Periksa 5 Saksi

Kasus jual beli lahan makam Bong Mojo yang dilaporkan oleh Pemkot Solo ternyata sudah memasuki tahap penyidikan dan polisi sudah memeriksa lima orang saksi.

 Warga memasang atap saat mendirikan bangunan liar di kompleks permakaman Bong Mojo sisi barat, Jebres, Solo, Rabu (13/7/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Warga memasang atap saat mendirikan bangunan liar di kompleks permakaman Bong Mojo sisi barat, Jebres, Solo, Rabu (13/7/2022). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Kasus jual beli lahan makam Bong Mojo, Jebres, Solo, memasuki babak baru. Dalam beberapa waktu terakhir ternyata anggota Satreskrim Polresta Solo telah melakukan penyelidikan kasus yang menjadi perhatian publik Solo itu.

Kasatreskrim Kompol Djohan Andika, mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, saat diwawancarai wartawan melalui telepon, Rabu (10/8/2022), mengatakan kasus itu masuk tahap penyidikan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Oh iya sudah [laporan]. Kemarin kalau enggak salah, atau kemarin lusa ya [waktu pelaporannya]. Kami sudah naikkan ke penyidikan kok,” ujarnya. Djohan menjelaskan dalam proses itu sudah ada lebih dari lima saksi yang dimintai keterangan.

Tapi belum ada tersangka dalam kasus jual beli lahan Bong Mojo yang sempat mendapat perhatian serius Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, itu. “Berapa saksinya ya, lali. Yang jelas sudah lebih dari lima orang lah. Tapi [tersangka] belum lah,” sambungnya.

Djohan menyatakan perkembangan penyidikan kasus Bong Mojo akan disampaikan lebih lanjut kepada awak media beberapa hari ke depan. Ihwal siapa saja saksi yang sudah dimintai keterangan, Djohan hanya menjawab warga di sekitar Bong Mojo.

Baca Juga: Kasus Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, Pemkot Akhirnya Lapor ke Polisi

Ada juga dari Pemkot Solo. “Yang jelas kan yang masyarakat sekitar yang sudah kita mintai keterangan, termasuk dari Pemkot juga. Termasuk juga, itu dulu lah,” katanya. Sedangkan mengenai barang bukti, Djohan tak mau menjelaskan.

Pelapor Kolektif

“Nanti, nanti, untuk berikutnya saja. Yang jelas sudah naik ke tahap penyidikan begitu saja. Untuk pelapor dari dinas yang berkompeten. Untuk lengkapnya, tapi belum penetapan tersangka. Nanti perkembangan lebih lanjut,” terangnya.

Saat ditanya kasus pidana yang dilaporkan dalam persoalan tanah Bong Mojo, Djohan mengarahkan wartawan agar bertanya kepada Kapolresta Solo. “Untuk detailnya mungkin kepada beliau langsung saja. Yang jelas sudah penyidikan,” urainya.

Baca Juga: Gibran Usut Pelaku hingga Beking Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan kasus jual beli lahan makam Bong Mojo sudah dilaporkan ke polisi. Ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang melaporkan secara kolektif kasus tersebut ke polisi.

Kasus jual beli lahan itu awal mulanya diungkapkan oleh Gibran setelah sidak Komisi III DPRD Solo dan OPD terkait menemukan banyak hunian liar di Bong Mojo. Saat itu Gibran mengaku sudah mengantongi dua nama orang yang diduga sebagai pelaku jual beli lahan Bong Mojo. Gibran juga mengaku sudah mengantongi bukti berupa kuitansi dari warga.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jenazah KH Dian Nafi' akan Dimakamkan di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan

      Tokoh perdamaian dan keberagaman Kota Solo yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi' meninggal dunia, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Tepat saat Hari Batik Nasional, Westlife Gelar Konser di Candi Prambanan Klaten

      Westlife gelar konser di Candi Prambanan tepat saat Hari Batik Nasional, Minggu (2/10/2022) malam.

      Desa Berjo Karanganyar Punya Camping Ground Anyar, Pemandangannya Aduhai

      Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar memiliki destinasi wisata anyar, yakni camping ground yang berada di ketinggian 1.180 mdpl.

      Warga Nahdliyin Solo Berduka, KH Dian Nafi' Meninggal Dunia

      PC NU Solo derduka atas meninggalnya KH Muhammad Dian Nafi' di RSPAD Gatot Suroto Jakarta.

      Pameran Keris Perdana di Candi Sukuh, Pusat Peradaban Nusantara

      Sebanyak 20 keris primitif dan puluhan keris yang usianya lebih muda dipamerkan dalam Pameran Keris Peradaban Nusantara di Candi Sukuh, Ngargoyoso, Karanganyar.

      Kabar Duka: Tokoh Perdamaian Solo, KH Muhammad Dian Nafi' Meninggal Dunia

      Tokoh perdamaian dan keberagaman Kota Solo yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi' meninggal dunia, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Sepeda Onthel Peninggalan Brigjen Katamso Kini Dimiliki Seorang Dokter Sragen

      Salah satu Pahlawan Revolusi berasal dari Kabupaten Sragen, yakni Brigjen Katamso. Salah satu peninggalannya yang masih terawat hingga kini adalah sepeda onthel yang sekarang dimiliki seorang dokter.

      Pembangunan Jembatan Sasak Ketiga di Plumbon Sukoharjo Berlanjut

      Sempat dipermasalahkan soal perizinan, pembangunan jembatan sasak ketiga di Desa Plumbon, Mojolaban Sukoharjo, menghubungkan dengan wilayah Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, masih berlanjut, Sabtu (1/10/2022).

      Pulang ke Solo, Iriana Jokowi akan Hadiri Acara Berkebaya Bersama Ibu Negara

      Iriana Jokowi akan menghadiri acara Berkebaya Bersama Ibu Negara di Kota Solo, Minggu (2/10/2022). Acara ini untuk mendukung penetapan Hari Kebaya Nasional sekaligus mendorong UNESCO menetapkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda.

      Mencari Jodoh Cara Jawa, Menimbang Bibit Bebet Bobot

      Bibit, bebet, dan bobot masih digunakan sebagian masyarakat Jawa dalam mencari jodoh.

      Guru dan Seniman Sragen bakal Perkenalkan Eksotis Kemukus di Javanologi UNS

      Guru dan seniman Sragen akan membawakan tarian Eksotisme Kemukus di acara Javanologi UNS Solo, Jumat pekan depan. Tarian itu menceritakan perjalanan Pangeran Samudro di Bumi Sukowati.

      Asyik Banget! Sensasi Nongkrong hingga Wedding di Resto Kebon Anggur Boyolali

      Resto kebon anggur Boyolali menjadi restoran agrowisata yang unik dan rekomended untuk dikunjungi.

      Pemkot Solo Siapkan Selter Manahan untuk Pedagang TSTJ

      Pemkot Solo menawarkan selter Manahan untuk menjadi lokasi baru bagi PKL Taman Satwa Taru Juru (TSTJ). Namun mereka akan bergantian dengan pedagang lama

      Mantap! Persentase Perempuan di Lembaga Legislatif Sukoharjo Terus Bertambah

      Persentase keterlibatan perempuan dalam lembaga legislatif di Sukoharjo terus bertambah dari tahun ke tahun.

      Soal Mitos Daging Anjing Bisa Tingkatkan Vitalitas, Ini Kata Ahli Gizi Solo

      Berkembangnya mitos mengonsumsi daging anjing bisa meningkatkan vitalitas menjadi salah satu penyebab kuliner kontroversial ini masih punya peminat.

      Awas, Komplotan Pemeras Beraksi di SPBU Sragen, Petani Ini Jadi Korbannya

      Tiga pria memeras petani di Sragen yang membeli pertalite menggunakan jeriken. Pelaku mengancam akan melaporkan korban ke polisi meski sudah membawa surat rekomendasi.