Karni Ilyas Akui ILC Dihentikan karena Intervensi Kekuasaan

Pengakuan Karni Ilyas itu terungkap dalam diskusi reuni para tokoh yang biasa mengisi acara ILC.

 Jurnalis senior Karni Ilyas (youtube)

SOLOPOS.COM - Jurnalis senior Karni Ilyas (youtube)

Solopos.com, JAKARTA — Jurnalis senior Karni Ilyas mengakui acara Indonesia Lawyer Club (ILC) dihentikan karena mendapat banyak intervensi.

Pengintervensinya ada di lingkar kekuasaan.

Pengakuan Karni Ilyas itu terungkap dalam diskusi reuni para tokoh yang biasa mengisi acara ILC dan diunggah di akun Youtube Karni Ilyas Club pada 25 September 2021.

Baca Juga: Karni Ilyas Pamitan, ILC Episode Perpisahan 

Para tokoh yang hadir adalah Menteri Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md., Menkum HAM Yasonna Laoly, Rizal Ramli, Salim Said, eks Menteri Kesehatan Siti Fadhilah Supari, dan budayawan Sujiwo Tejo.

ILC adalah salah satu acara diskusi di TV One yang dihentikan tayang sejak setahun lalu.

Intervensi Pemerintah

ILC banyak dipuji karena dinilai independen dan kerap kritis kepada pemerintah.

Dihentikannya acara tersebut memantik banyak pertanyaan tentang penyebabnya.

Tidak sedikit yang menduga dihentikannya ILC karena intervensi dari pemerintah. Benarkah?

Baca Juga: ILC Batal Siarkan Tema Kepulangan Rizieq, Ada Telepon Gaib? 

“Intervensi itu dari segala penjuru,” kata Karni Ilyas seperti dikutip , Selasa (28/9/2021).

Karni Ilyas dicecar Sujiwo Tejo dan Salim Said tentang siapa yang mengintervensi.

Awalnya Karni Ilyas tidak mau membuka informasi siapa yang mengintervensi.

Saat terus dicecar ia hanya berkomentar. “Ya itu, banyak yang berkuasa di negeri ini,” kata mantan wartawan Tempo itu sambil tertawa.

Oligarki

Salim Said menyatakan penguasa di negeri ini bukan hanya Presiden Jokowi.

Ada kekuasaan lain yang lebih besar yang berada di atas Jokowi.

“Ini kekuasaan oligarki,” katanya.

Mahfud Bingung

Menko Polhukam Mahfud Md. dan Menkum HAM Yasona Laoli memastikan mereka tidak pernah mengintervensi acara ILC.

Bahkan, kata Mahfud, dirinya termasuk yang bingung kenapa acara itu dihentikan hingga kini.

“Saya bahkan pernah diundang ke ILC. Sudah ada di jalan lalu mendapat informasi dibatalkan. Nah kenapa itu?” tanya Mahfud yang dijawab Karni dengan senyum.

“Yang pasti saya tidak pernah intervensi,” sergah Menkum HAM.

Baca Juga: ILC Bahas Tema Ini, Karni Ilya Diminta Udang Habib Rizieq dan Cak Nun 

Hingga diskusi selesai, siapa penguasa yang mengintervensi ILC tidak dibuka oleh Karni Ilyas.

Rizal Ramli menyatakan prihatin karena media dikuasai pemodal sehingga idealisme tergadaikan.

“Di dalam demokrasi, jurnalisme atau pers itu kan kekuatan keempat. Tapi di republik ini ada orang, pemimpin partai tapi juga pemilik media. Kacau kan?” katanya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Kehebohan Beragama Belum Menjadi Jalan Kebudayaan

Kehebohan beragama belum menjadi jalan pembebasan menuju kerja bersama seluruh elemen bangsa mewujudkan peradaban dan kehidupan yang lebih baik di semua aspek kehidupan.

10 Berita Terpopuler : Kera Serbu Rumah - Resepsi Boleh Ada Penyanyi

Serangan kera liar di permukiman warga Kebakkramat hingga aturan resepsi pernikahan di Solo masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Cakupan Vaksinasi Tinggi, Inggris Masih Diamuk Corona

Amukan corona di negara ini memicu kekhawatiran terlebih Inggris menjadi salah satu negara yang cakupan vaksinasinya sudah termasuk tinggi.

Solo Gencarkan Digitalisasi Sistem Pendidikan Menuju Era Industri 4.0

Bidang pendidikan dituntut mengembangkan sistem pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya Jawa berbasis TI menuju smart education.

Al Firdaus, Sekolah International Baccalaureate Pertama di Jawa Tengah

Al Firdaus World Class Islamic School saat memutuskan bekerja sama dengan International Baccalaureate (IB), yayasan pendidikan internasional asal Jenewa, Swiss. Tahun ini Primary Years Programme (PYP) untuk usia 3-12 tahun serta Middle Years Programme (MYP) untuk usia 11-14 tahun di Al Firdaus resmi terotorisasi IB.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Akan Jalani Sudhi Wadani

Putri Presiden Pertama RI, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, pindah ke agama Hindu dan akan menjalani proses Sudhi Wadani di Bali.

Lereng Gunung Batur Di Gianyar Bali Terbakar

Kebakaran hutan kembali terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (21/10/2021) sore.

Siap-Siap, Gerbong Mutasi Lanjutan Pejabat Sukoharjo

Saat ini, jabatan strategis yang masih kosong yakni Asisten II Setda Sukoharjo, Asisten III Setda Sukoharjo dan staf ahli bupati.

Sejarah Hari Ini : 23 Oktober 2011, Simoncelli Kecelakaan di Sepang

Berbagai peristiwa terjadi di dunia pada 23 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Miris! Operator Call Center Basarnas Tewas Dibegal

Seorang pegawai Basarnas menjadi korban begal di Kemayoran, Jakarta Pusat. Korban meninggal dunia akibat dibacok kawanan begal.

Viktor Laiskodat Lulus Doktor UKSW, Angkat Disertasi Wisata NTT

Viktor Laiskodat membuat disertasi berangkat dari dari sebuah permasalahan mengapa masyarakat NTT masih miskin padahal wilayah itu kaya sumber daya alam.

Stok Vaksin Covid-19, Indonesia Kembali Terima Pfizer dan AstraZeneca

Selain menjaga ketersediaan, tambahan vaksin Covid-19 ini juga untuk mengejar target kekebalan kelompok hingga akhir 2021.

Dituding Aktor Utama, Amien Rais Ungkap Detik-Detik Gus Dur Lengser

Amien Rais menolak disebut sebagai aktor utama namun mengakui sebagai bagian dari lengsernya Gus Dur.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Raih Gelar Doktor dari UKSW Salatiga

Viktor meraih gelar Doktor Program Studi Pembangunan dari UKSW dengan nilai IPK 3,92.

Mega Korupsi Jiwa Sraya, 1.200 Aset Belum Laku!

PT Jiwasraya bahkan tercatat memiliki aset gedung di pengujung utara Indonesia, yakni di Pulau Sangihe yang berbatasan dengan Filipina.

Hari Dharma Karyadhika, Kemenkumham Beri Bingkisan Pasien Wisma Atlet

Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham menggelar bakti sosial guna memperingati Hari Dharma Karyadhika.