Pemkot menggelar karnaval Boyong Kedhaton sebagai puncak peringatan HUT Kota Solo.

Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menggelar serangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-272 Kota Solo. Puncaknya adalah karnaval Boyong Kedhaton di sepanjang Jl. Slamet Riyadi pada Sabtu (18/2/2017).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Solo, Eny Tyasni Suzana, mengatakan rangkaian kegiatan HUT Kota Solo telah dimulai dengan pembukaan Solo Great Sale (SGS) pada 1 Februari lalu dan kerja bakti resik-resik kutha belum lama ini.

“Nanti dilanjutkan dengan ziarah ke makam leluhur pada Kamis [16/2/2017],” kata Eny saat jumpa pers kepada wartawan di Balai Tawangarum, Selasa (14/2/2017).

Seperti tahun-tahun lalu, ziarah akan dilaksanakan di Makam Ki Gede Sala, Ki Ageng Henis, dan Makam Yosodipuro di Pengging, Boyolali. Mereka adalah tokoh-tokoh yang berperan dalam pendirian Kota Solo saat Keraton Kartasura berpindah ke Kota Solo.

Pemkot juga akan menggelar upacara peringatan HUT Kota Solo di Stadion Sriwedari. Peserta upacara yang jumlahnya sekitar 4.000 orang dengan memakai pakaian adat Jawa akan mengikuti kirab dalam rangka Festival Jenang ke kawasan Ngarsapura.

Workshop dan launching Festival Jenang sudah dimulai pada Minggu [12/2/2017] kemarin di car free day [CFD] koridor Ngarsapura,” katanya.

Selain itu, Pemkot juga akan menggelar karnaval Boyong Kedhaton. Kegiatan tersebut akan merekonstruksi perpindahan Kerajaan Mataram dari Kartasura ke Solo. Rute karnaval dari depan rumah dinas Wali Kota Loji Gandrung menuju Jl. Jenderal Sudirman. “Tema HUT Solo kali ini, 'Resik Kuthane, Waras Wargane’,” katanya.

Rangkaian kegiatan HUT juga akan dimeriahkan beberapa event, antara lain Lomba Burung Berkicau di Taman Balekambang pada Sabtu Minggu (18-19/2/2017) dan Guyub Rukun Onthelis Nusantara “Ngangeni Berseri Tanpa Polusi” di hari yang sama. “Jadi kegiatan HUT akan melibatkan ribuan orang,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Hari Prihatno, menyampaikan sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan kirab festival Jenang dan karnaval. Dishub akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan secara buka tutup dari simpang empat Ngapeman sampai dengan Jl. Jenderal Sudirman. “Kantong-kantong parkir juga kita siapkan,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten