Karier dan Kehidupan Pribadi George Michael yang Penuh Kontroversi
George Michael (Reuters)

George Michael meninggal di usia 53 tahun.

Solopos.com, SOLO – Penyanyi George Michael tutup usia, Minggu (25/12/2016), dalam usia 53 tahun. Semasa hidupnya, George telah mengukir prestasi di dunia tarik suara. George Michael telah menjual lebih dari 100 juta rekaman termasuk tujuh single lagu yang menduduki posisi pertama tangga lagu Inggris.

Seiring dengan kesuksesan kariernya sebagaimana dilansir Antara dari Mirror.co.uk, Senin (26/12/2016), kehidupan George Michael banyak diberitakan. Michael harus menghadapi kasus hukum karena penyalahgunaan narkoba dan ini berdampak pada karier bermusiknya.

Penyanyi itu tak lagi menelurkan lagu-lagu hits, lagu-lagunya di berbagai tangga musik mulai goyah ditambah insiden kepemilikan narkoba, pelanggaran saat mengemudi, dan masalah pribadi lainnya.

Terlahir dengan nama Georgios Panayiotou, Michael menjadi tenar sebagai seorang remaja pada awal tahun 1980 setelah membentuk kelompok Wham! bersama rekan satu sekolahnya, Andrew Ridgeley. Duo penyanyi itu menetaskan sejumlah lagu-lagu hits seperti Club Tropicana, Young Guns (Go for It), dan Last Christmas.

Sayangnya, kebersamaan mereka tak berlangsung lama. Keduanya memutuskan "bercerai" sebagai grup di 1986.

Michael kemudian memulai karier solonya dan sangat sukses, ditambah kolaborasinya dengan beberapa penyanyi seperti Aretha Franklin, Sir Elton John, dan Queen setelah kematian Freddie Mercury.

Album Faith-nya -yang telah diremaster dan dirilis pada tahun 2010- menuai kesuksesan besar pada 1988.

Hanya saja, dia harus menghadapi pertempuran hukum yang panjang saat mencoba membebaskan diri dari kesepakatan dengan label rekaman Sony yang secara efektif mencegahnya melakukan rekaman baru.

Michael ditangkap di toilet umum di Beverly Hills, Kalifornia, pada tahun 1998 atas kasus pelecehan seksual. Insiden itu memaksanya mengungkapkan kenyataan bahwa ia seorang homoseksual, bersama Kenny Goss.

Michael mengatakan saat akhir usia 20-an merupakan waktu yang sangat menyedihkan baginya setelah ia kehilangan pasangannya, Anselmo Feleppa karena HIV dan ibunya meninggal beberapa waktu kemudian.

"Saya kali pertama menjalin hubungan di usia 27 tahun karena saya benar-benar tidak bisa berdamai dengan seksualitas saya sampai saya 24. Saya kehilangan pasangan saya karena HIV dan maka butuh waktu sekitar tiga tahun untuk berduka, kemudian setelah itu saya kehilangan ibu saya, saya merasa hampir seperti dikutuk," kata dia dalam sebuah kesempatan.

Penampilan terakhirnya untuk posisi 10 teratas adalah di 2004 lalu dan single Natal yang ia rilis Desember tahun lalu hanya menyentuh posisi tujuh.

Pada Oktober 2006 lalu, Michael kembali menjadi sorotan publik karena kembali berurusan dengan hukum. Saat itu dia mengalami masalah mengemudi dan mengakui kesalahannya karena mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan. Michael lalu mendapat larangan mengemudi selama dua tahun.

Pada 2008, dia kembali berurusan dengan masalah kepemilikan obat-obatan terlarang, yakni kokain, dan obat-obatan kelas C.

Pada September 2010, Michael dijatuhi hukuman penjara selama delapan pekan setelah mobil Range Rover-nya menabrak sebuah toko di London utara. Dia juga terkena larangan mengemudi selama lima tahun karena dinyatakan bersalah mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan dan memiliki ganja.

Pada 2011, Michael resmi mengumumkan hubungannya selama 15 tahun bersama Goss berakhir.

Setahun berikutnya, dalam upaya mengembalikan kepopulerannya, Michael menyanyikan lagu terbarunya dari album teranyarnya di upacara penutupan Olimpiade London 2012.

Mengenai kondisi kesehatannya, dia dikabarkan hampir meninggal karena pneumonia pada akhir 2011. Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit Wina, Michael membuat penampilan yang mengharukan di luar rumahnya di London sebelum Natal. Pada akhir 2016, tepatnya saat Natal, Michael meninggal dengan tenang di rumahnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom