Kategori: Wonogiri

Karena Hal Ini Satlantas Polres Wonogiri Tiadakan Razia


Solopos.com/Rudi Hartono

Solopos.com, WONOGIRI — Selama pandemi Covid-19 Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonogiri tidak menggelar razia. Keputusan itu diambil agar tidak ada kegiatan polisi yang menimbulkan kerumunan.

Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Indra Hartono, melalui Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satlantas, Iptu Darmin, menyampaikan razia berpotensi menimbulkan kerumunan dan interaksi antara pengendara dengan petugas. Sebab, saat kegiatan digelar pengendara diberhentikan untuk dicek kelengkapan surat kendaraannya. Pada saat itu terjadi kontak antara pengendara dengan petugas melalui sarana surat kendaraan, seperti surat tanda nonor kendaraan atau STNK dan surat izin mengemudi atau SIM.

Oleh karena itu Satlantas memutuskan tidak menggelar razia untuk sementara waktu. Ini sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19. Sebagaimana diketahui, kata Darmin, polisi selalu berperan aktif dalam penanganan Covid-19.

Baca juga: Proyek Jembatan Desa Nambangan Kurang Dari 55%, Terkendala Ini

“Kami tentu harus mengutamakan pencegahan penularan Covid-19. Kegiatan lapangan tetap digelar, seperti pengaturan lalu lintas, patroli, dan lainnya. Bahkan, kami juga turut membagikan masker kepada pengguna jalan,” ucap Darmin yang juga mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, kepada Solopos.com, belum lama ini.

Tetap Ada Penindakan

Meski demikian, bukan berarti Satlantas tak menindak pelanggar lalu lintas. Darmin menegaskan personel akan tetap menindak pengemudi yang kedapatan melanggar tata tertib lalu lintas. Seperti mengendarai motor tak pakai helm atau menerobos lampu lalu lintas.

“Bisa juga petugas memberi teguran kepada pengendara agar menaati aturan lalu lintas misalnya. Itu juga bagian dari penindakan. Penindakan hanya saat melihat pelanggaran kasat mata,” imbuh Darmin.

Baca juga: Kalau Hujan Terus, Mungkin Ada Longsor Susulan di JLK Wonogiri

Kendati tak ada razia dia meminta masyarakat selalu mematuhi aturan lalu lintas. Ini bukan hanya demi keselamatan individu, tetapi untuk keselamatan bersama. Setiap orang harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Jangan sampai patuh hanya saat ada polisi.

Selama pandemi Covid-19 ini petugas di lapangan juga intensif memberi sosialisasi tentang protokol kesehatan. Tak hanya di jalan, tetapi di tempat-tempat publik, seperti pasar, pusat perbelanjaan, pertokoan, dan sebagainya. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan humanis. Apabila ada warga yang tak memakai masker petugas memberi imbauan dengan baik. Jika warga bersangkutan tak membawa masker, petugas justru memberinya.

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy